Kompas.com - 18/08/2021, 07:00 WIB
Ilustrasi tidur telentang. PEXELS/COTTONBROIlustrasi tidur telentang.

- Leher kaku

- Sakit di dekat mata

- Sakit saat batuk atau bersin

- Sensitif akan suara atau cahaya

- Pandangan kabur

- Sakit perut

- Saraf terjepit

Dengan menjaga kepala, leher, dan tulang belakang dalam posisi netral, kita mengurangi tekanan dan menghindari rasa sakit pada area tersebut.

8. Bangun tepat waktu

Saat kepala menghadap ke atas, kita lebih mudah melihat perubahan cahaya.

Saat sinar matahari masuk ke kamar tidur, kita dapat menerima sinar matahari yang menandakan sudah waktunya bangun.

Cahaya dari sinar matahari juga membantu mengatur ritme sirkadian (jam internal tubuh), sehingga kita dapat tidur dan bangun pada waktu yang optimal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.