Kompas.com - 19/08/2021, 13:06 WIB
Lily Cole VOGUE.COMLily Cole

KOMPAS.com - Lily Cole, model berdarah Inggris, menuai kritikan karena mengunggah potret dirinya yang sedang mengenakan burka.

Dalam foto di akun Instagramnya itu, ia mengenakan burka berwarna biru dalam rangka mempromosikan buku barunya. Sebenarnya, Cole menyertakan caption yang bertema merangkul keberagaman seperti yang tertulis berikut,

"Let's embrace diversity on every level – biodiversity; cultural diversity; diversity of thinking; diversity of voices; diversity of ideas."

Meski demikian, wanita yang juga aktivis ini langsung mendapatkan kritikan tajam atas perilakunya. Ia dinilai berlaku tidak sensitif dengan mengunggah fotonya di waktu yang tidak tepat.

Kontennya dianggap tidak pantas karena bertepatan dengan momen jatuhnya Afganistan dalam kekuasaan Taliban.

Baca juga: 3 Alasan Isu Taliban Begitu Menarik Perhatian Dunia

Seperti diketahui, rezim Taliban dikhawatirkan akan merenggut hak-hak dasar perempuan Afganistan. Termasuk memaksa perempuan mengenakan burka yang menutupi sekujur tubuh, mulai dari kepala hingga kaki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada masa lalu, pelanggaran soal busana bisa membuat wanita Afganistan mendapatkan hukuman berat. Selain itu, wanita juga dilarang bekerja dan mendapatkan pendidikan.

Janice Turner, wartawan Inggris yang menulis di media The Times, menjadi salah satu yang terang-terangan menyatakan kritik tajamnya. Cole dinilai salah menempatkan prioritas, yang dibuktikan dengan unggahannya.

"Lily Cole dan kekosongan tagar-feminisme modern. Menempatkan postur Instagram di atas hak asasi manusia universal. Saya yakin wanita Afghanistan merayakan 'keragaman' mengenakan kain kafan ini," ujarnya lewat cuitan di Twitter.

Sadar akan hujatan yang diterimanya, Cole kemudian langsung menghapus unggahannya. Model berusia 33 tahun ini juga menyatakan permintaan maaf dan mengatakan tak sengaja melakukannya karena tidak menyimak berita terbaru.

Baca juga: Perempuan Berdaya: Suhaila Siddiq Jenderal Perempuan Taliban Pertama, Bekerja Tanpa Burka

"Saya belum membaca berita pada saat saya memposting jadi itu sangat tidak tepat waktu. Terima kasih telah menunjukkan hal itu kepada saya." ujarnya via Instagram.

Ia mengaku turut bersedih dengan kondisi yang terjadi di Afganistan saat ini. Selain itu, ia menjelaskan pula jika foto itu dibuat sudah cukup lama dengan mengenakan burka pinjaman milik temannya.

Sebagai upaya memperbaiki kesalahannya, wanita yang pernah membintangi Star Wars; The Last Jedi ini kemudian membagikan beberapa artikel berita dengan informasi tentang Afghanistan serta tautan ke halaman situs yang mengumpulkan dana untuk pengungsi negara tersebut.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.