Kompas.com - 19/08/2021, 20:01 WIB
Ilustrasi Covid-19 KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Covid-19

KOMPAS.com – Merayakan HUT Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sania Tepung Terigu bersama dengan Mamitoko menggelar program From Sania to Covid Hero untuk memberikan donasi bagi pahlawan terpilih dalam penanganan Covid-19.

Donasi diperoleh melalui penjualan cookies special Red Velvet dan Buttercream yang dibuat oleh Mamitoko, merek kuliner milik Desiree Tarigan yang juga menjadi brand ambassador Sania.

Brand Manager Sania, Novita Sari mengatakan, program ini merupakan kelanjutan dari misi #BerbagiKebagian yang digelar Sania setiap tahunnya.

“Melalui kampanye ini, Sania mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran dalam mendukung perjuangan pahlawan Indonesia masa kini, khususnya tenaga medis dan tim-tim lain yang bergerak dalam penanganan pandemi Covid-19,” katanya.

Baca juga: Ridwan Kamil: Ada Hadiah 10 Rumah dan 10 Motor untuk Pahlawan Covid-19

Ia mengatakan, dalam program yang dilakukan sejak Juli – Agustus 2021, sebanyak 300 toples cookies telah terjual dalam kurun waktu dua minggu dengan total dana yang terkumpul 30 juta rupiah.

Brand Manager Sania, Novita Sari (kiri), Desiree Tarigan (kanan) dari Sania to Covid Hero memberikan donasi kepada Sumiyati (bawah), petugas pemulasaran jenazah Covid-19.Dok Sania Brand Manager Sania, Novita Sari (kiri), Desiree Tarigan (kanan) dari Sania to Covid Hero memberikan donasi kepada Sumiyati (bawah), petugas pemulasaran jenazah Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Atas rekomendasi ibu-ibu Sania di media sosial, terpilih satu sosok anggota tim pemulasaran jenazah Covid-19 yang sangat berjasa, yaitu ibu Sumiyati,” kata Novita.

Meski jarang terekspos dan tidak diketahui banyak orang karena bertugas di garda terakhir, profesi pemulasaran jenazah memiliki peran yang besar dalam penanganan Covid-19.

Setiap harinya, Ibu Sumiyati harus bekerja menggunakan APD dengan protokol kesehatan yang ketat demi tetap aman dalam bertugas memakamkan para korban Covid-19.

Terpilih menjadi penerima donasi, Sumiyat berterima kasih atas apresiasi yang diberikan.

“Sebagai seorang petugas pemulasaran jenazah, saya memegang amanah yang besar dari masyarakat Indonesia yang sedih karena tidak bisa memakamkan keluarganya yang telah wafat akibat Covid-19. Amanah besar inilah yang membuat saya tetap semangat bekerja mengalahkan semua risiko yang ada." ucap Sumiyati.

Baca juga: Cerita Petugas Pemulasaran Jenazah Covid-19: Bangga jika Berhasil Meyakinkan Keluarga

From Sania to Covid Hero merupakan salah satu bentuk apresiasi Sania kepada pahlawan Indonesia yang saat ini terus berjuang tanpa kenal lelah melawan Covid-19. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.