Kompas.com - 21/08/2021, 09:30 WIB
Ilustrasi masker bekas pakai. SHUTTERSTOCK/RFRANCAIlustrasi masker bekas pakai.

KOMPAS.com - Memasuki tahun kedua pandemi Covid-19, memakai masker sudah jadi kebiasaan sebagian besar masyarakat di seluruh dunia.

Meski sudah jadi bagian dari gaya hidup, faktanya masih banyak masyarakat yang menggunakannya secara tidak tepat. Masih banyak pula masyarakat yang tidak membuang masker medis secara tepat, menjadikan sampahnya ada di mana-mana.

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Diansanto Prayoga, SKM, MKes menyebutkan beberapa jenis masker yang dapat digunakan di masa pandemi antara lain masker gas pernapasan untuk gas berbahaya atau beracun, masker N99, masker N95, masker bedah, masker spons, masker FFP1, masker karbon aktif, masker spons, dan masker kain yang dapat digunakan kembali.

"Dari semua jenis masker, masker medis dan kain paling umum digunakan," katanya dalam webinar Aspek Masker: Analisis Perilaku Kebersihan Masker, seperti dikutip Kompas.com dari laman resmi Unair.

Baca juga: 3 Alasan Kita Masih Harus Pakai Masker Meski Sudah Divaksin

Dian menyebutkan lima langkah membuang masker medis yang sudah dipakai agar dapat msngurangi sampah dan penyalahgunaan masker, yakni:

  • Memisahkan masker dari sampah lainnya.
  • Disinfeksi masker dengan merendamnya dalam cairan disinfektan, klorin, atau pemutih.
  • Putuskan tali dan rusak bagian tengah masker.
  • Buang masker yang telah dirusak ke tempat sampah.
  • Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun selama minimal 20 detik atau menggunakan hand sanitizer.

"Pastikan masker yang dibuang terikat dan rusak sehingga tidak akan didaur ulang atau digunakan ulang oleh orang lain," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Ini 4 Catatan Penting Saat Pakai Masker Ganda

Mencuci masker kain

Masker bekas pakai berbahan kain juga perlu dicuci dengan benar. Beberapa langkah efektif mencuci masker kain bekas antara lain:

  • Masker kain harus direndam dalam air hangat dan deterjen selama 10 menit.
  • Gosok masker kain secara perlahan, jangan digosok dengan sikat agar pori-pori masker tidak melebar.
  • Membilasnya dengan air bersih yang mengalir lalu keringkan di bawah sinar matahari langsung.
  • Setrika masker dengan suhu panas sesuai jenis kain, baru kemudian disimpan kembali dan siap digunakan.

“Jangan lupa ganti masker setiap 4 jam sekali agar tetap aman,” ujarnya.

Baca juga: 3 Alasan Kita Masih Harus Pakai Masker Meski Sudah Divaksin

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.