Kompas.com - 23/08/2021, 19:20 WIB
Ilustrasi mandi dengan sabun. FREEPIK/JCOMPIlustrasi mandi dengan sabun.

KOMPAS.com - Mandi dilakukan untuk membersihkan tubuh dan rambut dari kotoran dan minyak. Namun, bukan berarti kita melakukannya dengan asal, lho.

Demi kulit dan rambut yang sehat, ternyata ada beberapa hal yang sebaiknya tidak kita lakukan saat mandi. Melansir Body and Soul, beberapa hal tersebut antara lain:

1. Mandi air panas terlalu lama

Mandi air panas atau hangat mungkin terasa nyaman dan menenangkan. Namun, dokter kulit Lauren Pllochat mengatakan, terlalu sering mandi air panas dapat menghilangkan kelembapan kulit kita.

Air panas akan menghilangkan minyak alami tubuh. Jadi, jika memang ingin mandi dengan air panas, lakukan maksimal beberapa menit saja, kemudian atur suhunya menjadi suam-suam kuku atau tidak terlalu panas.

Jika cuaca terlalu dingin, memasang pemanas ruangan di kamar mandi mungkin bisa menjadi alternatif lainnya.

Baca juga: Jangan Pipis Sambil Mandi di Pancuran, Dokter Jelaskan Alasannya

2. Terlalu lama

Menurut dokter kulit Marie Jhin, mandi idealnya dilakukan sekitar 10 menit. Ingatlah bahwa hal penting yang perlu diperhatikan saat mandi adalah kualitasnya, bukan kuantitas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Frekuensi mandi sebetulnya juga bergantung pada berbagai faktor, seperti cuaca dan aktivitas seseorang. Namun secara umum, mandi dua kali sehari disebut dapat mengeringkan kulit.

Meski banyak dari kita yang menduga semakin sering kena air kulit akan semakin lembap, faktanya adalah sebaliknya.

Mandi terlalu sering justru bisa bikin kulit kita makin kering.

3. Menggunakan sampo berulang

Setelah menemukan suhu yang tepat, dokter kulit Karyn Grossman menyarankan untuk mengaplikasikan sampo terlebih dahulu pada rambut. Setelah itu, kita bisa membilasnya.

Jangan gunakan sampo berulang, kecuali memiliki kulit kepala yang sangat berminyak.

Gunakan kondisioner pada batang rambut. Pemilik rambut tebal dianjurkan menggunakan sedikit lebih banyak kondisioner.

Saat menggunakan kondisioner, biarkan beberapa saat hingga meresap terlebih dahulu alih-alih langsung membilasnya.

Baca juga: Rekomendasi Frekuensi Keramas Berdasarkan Jenis Rambut

4. Tidak membersihkan spons mandi

Beberapa orang menggunakan spons mandi (shower puff) untuk membantu mengaplikasikan sabun ke tubuh. Biasanya, spons mandi ini akan digantung di dekat pancuran.

Masalahnya, banyak orang jarang atau tidak sama sekali membersihkan spons mandinya hingga spons terlihat sudah kurang bagus dan perlu diganti, biasanya sekitar dua bulan.

Kebiasaan ini sebaiknya dihindari karena spons mandi yang tidak dicuci dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri.

Ilustrasi spons mandi.FREEPIK Ilustrasi spons mandi.
5. Menyabuni semua area tubuh secara berlebihan

Faktanya, kita sebetulnya hanya perlu membersihkan "area kotor" di tubuh, yakni area yang memiliki kelenjar keringat dengan kepadatan tinggi, seperti selangkangan, bokong, bawah payudara, dan ketiak.

Menyabuni seluruh tubuh secara berlebihan malah akan menghilangkan minyak yang diperlukan kulit kita, terutama di area seperti tulang kering atau lengan.

Meskipun sabun yang kita gunakan sangat harum dan menyenangkan, jangan ragu untuk hanya menggunakan secukupnya dan tidak berlebihan.

Baca juga: Sabun Batang, Body Wash, dan Shower Gel, Mana Lebih Baik?

6. Tak menggunakan losion dengan tepat

Menggunakan losion pelembap setelah mandi membantu mengunci kelembapan sehingga kulit kita tetap sehat. Namun, masih banyak orang menggunakannya secara tidak tepat.

Oleskan setelah selesai mandi. Kita bahkan bisa melakukannya ketika masih berada di kamar mandi setelah mandi. Sebab, fungsi losion adalah untuk menjebak kelembapan di kulit.

Jika masih merasa kulit kering dan bersisik, pilih losion dengan eksfolian kimia, seperti alpha hydroxy acid (AHA). AHA seperti amonium laktat atau asam salisilat membantu menghilangkan sel-sel kulit mati sambil memberikan kelembapan.

Sementara menggunakan scrub fisik karena bisa keras dan abrasif pada kulit.

Terakhir, jika menggunakan losion setelah mandi, pastikan mengoleskannya dalam waktu sekitar tiga menit setelah kulit dikeringkan.

Pastikan pintu kamar mandi dalam kondisi tertutup dan matikan kipas, jika ada. Hal itu dilakukan untuk menjebak kelembapan dan uap di udara sehingga kita bisa semakin melembutkan kulit dengan optimal.

Baca juga: Jarang Mandi? Kenali Dampaknya pada Tubuh

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.