Kompas.com - 24/08/2021, 14:38 WIB

"Tidak melakukan hubungan seksual selama satu hingga dua minggu setelah jaringan kehamilan lengkap umumnya dianjurkan untuk mengurangi risiko infeksi, tetapi ini bukan rekomendasi berbasis bukti."

Laman Mayo Clinic menyebutkan, mungkin tidak memberikan jeda terlalu lama jika baru satu kali mengalami keguguran. Namun jika sudah mengalami dua atau lebih pengalaman buruk keguguran, segera konsultasi ke dokter untuk melakukan tes kesehatan.

Meski demikian, wanita yang lebih tua berisiko lebih tinggi mengalami keguguran berulang. Oleh sebab itu, usia merupakan faktor penting untuk menentukan berapa lama kita sebaiknya menunggu sebelum hamil lagi.

Kemampuan wanita untuk hamil juga mulai menurun setelah usia 30 tahun, jadi mungkin perlu waktu lebih lama untuk kembali mengalami pembuahan.

Ada baiknya, konsultasi kepada dokter terkait kesiapan kita menjalani program kehamilan lagi setelah merasa siap secara emosional dan fisik.

Baca juga: Menjalani Program Kehamilan di Tengah Pandemi, Amankah?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.