Kompas.com - 26/08/2021, 12:14 WIB
Vaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 Sinovac di Holywings Gatot Subroto, Jakarta, Senin (2/8/2021). Akselerasi vaksinasi Covid-19 ini diharapkan dapat menekan laju penyebaran Covid-19. Sebelumnya, Jokowi menargetkan vaksinasi 1 juta per hari pada Juli dan 2 juta per hari pada Agustus. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGVaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 Sinovac di Holywings Gatot Subroto, Jakarta, Senin (2/8/2021). Akselerasi vaksinasi Covid-19 ini diharapkan dapat menekan laju penyebaran Covid-19. Sebelumnya, Jokowi menargetkan vaksinasi 1 juta per hari pada Juli dan 2 juta per hari pada Agustus.

KOMPAS.com - Vaksinasi dosis ketiga atau booster beberapa waktu ini menjadi perbincangan.

Namun faktanya, vaksinasi dosis ketiga saat ini hanya diberikan untuk tenaga kesehatan.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr Dirga Sakti Rambe, MSC, SpPD menjelaskan, vaksinasi dosis ketiga penting bagi tenaga kesehatan karena merupakan kelompok yang sangat rentan tertular Covid-19.

"Ini kelompok yang berisiko sangat tinggi karena sehari-hari merawat pasien."

Hal itu diungkapkannya dalam Instagram Live bertajuk "Ini yang Harus Kamu Ketahui Soal Vaksinasi Covid-19" bersama Kementerian Kesehatan, Rabu (25/08/2021).

Baca juga: Belajar dari Deddy Corbuzier, Jangan Tunda Dapat Vaksin Covid-19

Sementara untuk masyarakat luas, saat ini belum direkomendasikan untuk mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alasannya, mengejar target cakupan vaksin menjadi prioritas utama saat ini.

Sebab, persentase masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 masih sangat rendah.

"Cakupan vaksin di Indonesia masih belum tinggi, baru sekitar belasan persen."

"Ketimbang memvaksin satu orang tiga, empat, atau lima kali tapi orang-orang di sekitar kita belum divaksin, manfaatnya hampir tidak ada. Jadi fokusnya harus meningkatkan cakupan vaksinasi," ujarnya.

Adapun hal ini sebelumnya juga sudah ditegaskan oleh Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi.

Menurutnya, hal itu sesuai surat edaran bahwa pemberian vaksinasi dosis ketiga atau booster hanya diberikan kepada tenaga kesehatan.

Baca juga: Apakah Vaksin Covid-19 Pengaruhi Kesuburan?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.