Kompas.com - Diperbarui 27/08/2021, 11:36 WIB
Seorang ibu menjemur kedua anaknya di bawah sinar matahari saat 'Self Isolation' atau tinggal di rumah di Medan, Sumatera Utara, Minggu (22/3/2020). Berjemur diri di bawah matahari di antara pukul 08.00 WIB-11.00 WIB merupakan salah satu upaya yang paling sederhana untuk menjaga kesehatan selama wabah virus COVID-19. ANTARA FOTO/SEPTIANDA PERDANASeorang ibu menjemur kedua anaknya di bawah sinar matahari saat 'Self Isolation' atau tinggal di rumah di Medan, Sumatera Utara, Minggu (22/3/2020). Berjemur diri di bawah matahari di antara pukul 08.00 WIB-11.00 WIB merupakan salah satu upaya yang paling sederhana untuk menjaga kesehatan selama wabah virus COVID-19.

KOMPAS.com - Daya tahan tubuh yang baik sangat diperlukan agar tubuh mampu melawan infeksi Covid-19. Salah satu vitamin yang penting didapatkan demi menjaga daya tahan tubuh adalah vitamin D.

Itulah mengapa suplemen vitamin D kini lebih banyak diburu jika dibandingkan dengan periode sebelum pandemi Covid-19.

Di sisi lain, vitamin D bisa didapatkan dengan dengan berjemur di bawah matahari.

Lalu, mana lebih baik, apakah berjemur atau mengonsumsi suplemen vitamin D?

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dari RS Pondok Indah - Puri Indah, dr Susie Rendra, SpKK FINSDV mengatakan, vitamin D dari paparan sinar matahari bisa didapatkan secara alami dan gratis. Untuk itu, pastikan kita memanfaatkannya dengan baik.

Meski begitu, ada beberapa orang yang mungkin tidak bisa berjemur karena sejumlah kondisi.

"Vitamin D ada dari sinar matahari, jadi silakan berjemur. Tapi tidak semudah itu."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ada yang tidak bisa berjemur, misalnya beberapa orang gampang mengalami penyakit kulit atau sunburn, ada orang yang walaupun berjemurnya cuma sebentar tetap mengalami gatal."

Demikian diungkapkan oleh Susie dalam webinar, Kamis (26/08/2021).

Baca juga: Jangan Terlalu Lama Berjemur, Bisa Sebabkan Masalah Kulit

Selain itu, orang kulit putih juga memiliki jenis melanin yang berbeda dan punya risiko terkena kanker kulit yang lebih tinggi. Risiko tersebut bisa meningkat dengan pajanan sinar matahari.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.