Kompas.com - 28/08/2021, 08:51 WIB
Kucing akan menyembunyikan telapak kaki di bawah tubuhnya ketika kedinginan. Unsplash/Kate Stone MathesKucing akan menyembunyikan telapak kaki di bawah tubuhnya ketika kedinginan.
|
Editor Wisnubrata

Hormon pun bisa membuat kucing jadi stres.

“Hormonal itu bisa bikin stres, makanya kenapa steril itu penting sekali. Misalnya ada satu jantan yang belum disteril lalu dia spraying (menandai daerah dengan urine)."

"Spraying ini kan tanda dominasi ya karena lagi birahi, terus ada 2-3 kucing jantan yang insecure, yang merasa kalah, bisa jadi nggak mau pipis dan nantinya jadi masalah saluran kencing,” kata drh. Nyoman.

“Jadi pentingnya disteril itu ya, untuk menurunkan agresifitas, terutama di kucing jantan,” tambahnya.

Ciri-ciri kucing stres

Menurut drh. Nyoman kucing yang stress memiliki ciri-ciri cenderung gelisah.

“Gelisahnya bisa terlihat dari bulu berdiri, telinga yang ditarik ke belakang, sembunyi, atau hissing (mendesis) dan defensive,” kata drh. Nyoman.

Perubahan pola makan, diare, mudah sakit, dan berjamur pun bisa menjadi ciri-ciri stres pada kucing.

Baca juga: 8 Tanda Kucing dan Anjing Peliharaan Sedang Stres

Bagaimana membuat kucing bahagia selama pandemi?

Menurut drh. Nyoman, terlepas dari perbedaan sifat dan hal yang membahagiakan masing-masing kucing, setiap pemilik kucing bisa membuat hewan kesayangannya bahagia dengan menjamin kesehatan kucing.

“Misalnya, kasih makanan yang oke, pastikan untuk mengobati jamur, menjauhkan dari kutu, memberi vaksinasi, dan terutama men-sterilkan kucing.

Ini hal utama untuk menjaga kualitas hidup kucing dan membuatnya berumur panjang. Dengan dia umur panjang, otomatis kita juga bisa bahagia,” ujarnya.

Lalu, drh. Nyoman juga menyarankan general check-up. Untuk obat kutu, kita bisa memberikannya setiap tiga bulan sekali, sementara general check-up bisa dibarengi oleh vaksinasi wajib setiap satu tahun sekali.

“Dengan melakukan itu, kucing akan terjamin masalah kesehatan dan kualitas hidupnya. Lalu, jangan lupa steril untuk menekan populasi. Kita harus mendukung itu, karena lebih sehat buat kucing juga,” ujar drh. Nyoman.

Baca juga: Yuk, Cari Tahu Tempat Sterilisasi Kucing Secara Gratis

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.