Kompas.com - 29/08/2021, 10:31 WIB
Ilustrasi tikus. UNSPLASH/BRETT JORDANIlustrasi tikus.

KOMPAS.com - Kehadiran tikus di rumah memang sangat mengganggu.

Pada dasarnya penyebab tikus masuk rumah adalah karena mencari makanan. Untuk itu, biasanya tikus berkeliaran di dapur kita.

Tapi, sebagian orang juga menemukan tikus di area lain di rumahnya.

Selain bau dan merusak, tikus juga tidak baik bagi kesehatan. Menurut pendiri Zap Termite dan Pest Control di Sacramento, California, AS, Tom Cox, tikus bisa menyebarkan penyakit lewat urine, kotoran, dan gigitaannya.

"Gigitan tikus dapat menyebabkan gagal ginjal pada manusia dan menyebarkan sejumlah penyakit ke hewan peliharaan," ujarnya seperti dilansir Realtor.

Baca juga: Gampang Dicoba, 4 Bahan Dapur untuk Mengusir Tikus dari Rumah

Berikut sejumlah faktor pengundang yang menjadi penyebab tikus masuk rumah:

1. Kehangatan dan kenyamanan

Menurut Cox, tikus dan hewan pengerat lain adalah hewan berdarah panas, sehingga insting alami mereka mencari tempat bernaung yang hangat.

"Tikus masuk rumah dengan alasan yang sama seperti hewan lain: makanan, air, dan tempat bernaung," katanya.

Dalam perjalanan mencari tempat bernaung yang nyaman, tikus bisa melakukan banyak kerusakan sepanjang perjalanan.

Itulah mengapa jika ada tikus masuk rumah, kita kerap mendapati hewan pengerat itu menggerogoti kayu, isolasi, hingga kabel. Semuanya dilakukan untuk membuat sarang dan mengakses aakanan di dalam rumah.

2. Makanan

Tikus tidak memilih-milih makanan. Susu, daging, sayur-sayuran, sabun, kulit, bulu, dan lainnya bisa saja menjadi sasaran ketika tikus masuk ke rumah.

"Hal ini menjelaskan mengapa tempat sampah menjadi benda pertama yang menarik perhatian tikus, terutama jika tidak ditutup dengan baik," kata broker dan pemilik 365 Realty di Orlando, Florida, AS, Robert Benanti.

Jika kita menaruh pakan yang disimpan dengan tidak aman, seperti makanan hewan peliharaan, tikus mungkin bakal menemukan dan memakannya.

Baca juga: 6 Langkah Mengusir Tikus dari Rumah, Tanpa Racun dan Perangkap

3. Kompos dan sampah hewan peliharaan

Tikus tertarik dengan semua jenis makanan, bahkan makanan yang sudah dicerna.

Timbunan kompos atau pasir milik anjing peliharaan juga bisa menajadi penyebab tikus masuk ke rumah.

4. Pipa air

Menurut entomolog dari Orkin, Chelle Hartzer, tikus juga memerlukan sumber air. Jika tidak bisa menemukannya di luar, hewan ini bakal mencarinya di rumah-rumah.

Untuk itu, jika ada pipa air yang bocor di area rumah, pastikan kita mengatasinya agar tidak menjadi faktor pengundang penyebab tikus masuk ke rumah.

Mangkuk air atau bak mandi burung juga bisa mengundang tikus. Jadi, pastikan memeriksanya di sekeliling rumah.

Baca juga: Hati-hati, Tikus Bisa Lebih Agresif di Masa Pandemi Covid-19

5. Akses yang mudah

Meskipun kecil, lubang atau retakan di sudut rumah bisa menjadi pintu untuk tikus masuk ke rumah.

Menurut Cox, tikus juga memanjat pohon dan bisa masuk lewat loteng atau lubang ventilasi.

6. Tanaman dalam ruangan

Keberadaan tanaman di dalam ruangan memang membantu melepas stres dan menenangkan. Tapi, jangan lupa pula menjaga kebersihannya.

Hartzer mengatakan, tanaman buah dan kacang dalam ruangan dapat mengundang tikus, terutama tikus atap yang mencari buah.

Selain itu, tikus juga sering memanfaatkan ukuran pot yang besar sebagai tempat aman.

Cara mengusir tikus

Ada banyak cara mengusir tikus yang bisa kita praktikkan di rumah. Setiap orang mungkin memiliki cara ampuh yang berrbeda-beda untuk mengusir tikus dari rumah.

Hal ini, nyatanya, tidak selalu mudah dilakukan.

"Membuat hewan pengerat pergi begitu saja sangat sulit dan tidak selalu dijamin berhasil," katanya.

Mencegah selalu lebih baik daripada mengusir tikus. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah tikus masuk rumah antara lain:

  • Mencari kebocoran secara rutin dan memperbaiki jika menemukannya.
  • Simpan semua makanan dalam wadah plastik atau wadah yang lebih tahan gigitan lainnya. Sebab, tikus dapat mengunyah kardus.
  • Tutup tempat sampah deengan penutup yang rapat atau ikat kantong plastiknya.
  • Jika memiliki hewan peliharaan, usahakan memberinya makan sesuai jadwal alih-alih membiarkan makanan terbuka sepanjang hari.
  • Periksa lubang-lubang di sekitar rumah yang dapat menjadi akses tikus masuk ke rumah, kemudian perbaiki.
  • Tutup ventilasi atap dengan bahan yang tidak disukai tikus, seperti kasa jaring.
  • Jaga halaman rumah tetap bersih. Selain memungut kotoran anjing peliharaan, pastikan semak dan tanaman bebas gulma dan setidaknya berjarak dari pintu masuk rumah.
  • Menggunakan bau-bau yang dibenci tikus, seperti peppermint.
  • Jika semua upaya telah dilakukan tapi tidak berhasil, cobalah memasang perangkap tikus.

Baca juga: Mengapa Tikus Rumah Sering Lolos dari Perangkap

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Realtor
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.