Kompas.com - 30/08/2021, 10:00 WIB

KOMPAS.com – Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi gangguan kecemasan selama pandemi, salah satunya menata rumah agar selalu bersih dan nyaman. Apalagi, aturan pembatasan sosial membuat kita harus lebih banyak berada di rumah.

Psikolog keluarga Saskhya Aulia Prima mengatakan, menciptakan suasana rumah tetap tentram dan nyaman merupakan salah satu satu hal yang bisa kita kendalikan. Hal ini bisa mendatangkan ketentraman dan kenyamanan.

“Sebab, banyak sekali ketidakpastian dan hal-hal yang berada di luar kendali kita. Karenanya, untuk mendapatkan rasa ketenangan dan kenyamanan kita perlu fokus pada hal-hal yang bisa kita kendalikan dan usahakan. Salah satunya mengusahakan suasana rumah agar tetap nyaman,” kata Saskhya dalam siaran pers.

Para ibu sebagai penggerak dan navigator utama di rumah, memiliki peran untuk menciptakan kenyamanan di rumah.

Sebuah survei menunjukkan 74 persen perhatian ibu terdapat pada kebersihan rumah dan keluarga; kemudian diikuti oleh 57 persen mencari cara bagaimana membuat anak tetap sibuk selama masa pandemi.

Baca juga: 10 Gadget yang Bisa Bikin Rumah Lebih Pintar

Menurut Saskhya jika Susana rumah nyaman, maka ibu dan anak akan lebih mudah mencari solusi dari kebosanan dan banyak melakukan kegiatan kreatif bersama buah hatinya.

“Ibu yang tenang, bisa lebih memikirkan pemanfaatan hal-hal di rumah untuk dapat dijadikan sarana pengembangan keterampilan anak, misalnya dengan memberikan satu area tembok khusus untuk anak berkreasi tanpa banyak batasan,” Saskhya mencontohkan.

Bekerja sama dengan Dulux EasyClean Anti-Viral, Saskhya memberikan tips bagi para ibu untuk menciptakan suasana yang memberi ketenangan di rumah:

1. Memastikan kondisi rumah memberikan ketenangan menenangkan untuk seluruh anggota keluarga, mulai dari kebersihan, keteraturan, kerapihan ruangan.

2. Mengatur benda-benda di dalam rumah aman untuk si kecil yang punya kebutuhan tinggi dalam bereksplorasi.

3. Secara teratur melakukan sesi spesial untuk masing-masing anggota keluarga agar kebutuhan emosional satu sama lain terpenuhi.

4. Menyediakan waktu untuk diri sendiri (me time) dengan suasana yang membantu ibu lebih rileks sambil melakukan hal yang ibu senangi.

5. Mengelola ekspektasi harian untuk tidak menjadi orang tua yang sempurna di masa-masa yang penuh dengan ketidakpastian ini. Lebih baik memfokuskan diri untuk mensyukuri hal-hal yang membuat kita bisa bertahan menjalani hari.

Baca juga: Kiat Menata Rumah dengan Gaya Japandi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.