Kompas.com - 30/08/2021, 14:16 WIB
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 untuk anak remaja. Kemenkes izinkan penggunaan vaksin Pfizer untuk anak remaja di Indonesia. SHUTTERSTOCK/anyaivanovaIlustrasi vaksinasi Covid-19 untuk anak remaja. Kemenkes izinkan penggunaan vaksin Pfizer untuk anak remaja di Indonesia.

KOMPAS.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) pada vaksin Sputnik-V.

Izin tersebut diberikan pada 24 Agustus 2021 berdasarkan pengkajian secara intensif oleh Badan POM bersama Tim Komite Nasional Penilai Khusus Vaksin COVID-19 dan Indonesia Tenchnical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Penilaian terhadap data mutu vaksin ini juga telah mengacu pada pedoman evaluasi mutu vaksin yang berlaku secara internasional.

Kehadiran produk Rusia ini menambah jenis vaksin Covid-19 yang tersedia di Indonesia. Sebelumnya, pemerintah telah memberikan izin serupa untuk enam jenis vaksin lainnya termasuk Sinovac dan Moderna.

Dibandingkan Pfizer yang juga belakangan hadir, vaksin Sputnik-V memang belum terlalu populer di masyarakat Indonesia. Informasi soal jenis vaksin ini masih terbatas dan belum diketahui banyak orang.

Baca juga: Kemenkes: Belum Ada Rencana Gunakan Vaksin Covid-19 Sputnik V

Untuk menambah wawasan, pahami beberapa fakta penting soal vaksin dari negeri beruang merah ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Diberikan untuk usia 18 tahun ke atas

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan vaksin Sputnik-V akan digunakan untuk program vaksinasi orang dewasa.

"Vaksin Sputnik-V untuk masyarakat berusia 18 tahun ke atas dan diberikan secara injeksi intramuskular," jelasnya dalam jumpa pers kepresidenan via You Tube.

  • Diberikan dalam dua dosis dengan rentang tiga minggu

Vaksin yang telah digunakan banyak negara di dunia ini diberikan dalam dua dosis, masing-masing sebesar 0,5 mL. Penyuntikan akan dilakukan dalam rentang waktu tiga minggu.

Baca juga: BPOM: Efikasi Vaksin Sputnik V Capai 91,6 Persen

  • Efikasi tinggi

Vaksin Covid-19 Sputnik-V memiliki tingkat efikasi yang cukup tinggi, hingga 91,6 persen.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.