Kompas.com - 31/08/2021, 14:11 WIB
Ilustrasi pernikahan. PEXELS/TRUNG NGUYENIlustrasi pernikahan.


KOMPAS.com - Situasi pandemi mengubah segala aspek kehidupan, termasuk dalam menggelar dan menghadiri pesta pernikahan.

Di masa pandemi, banyak calon pengantin memilih untuk menggelar akad nikah saja.

Hal ini dibuktikan salah satunya melalui survei tren pernikahan di masa pandemi yang dilakukan oleh lembaga survei Populix.

Survei yang dilakukan terhadap 1.002 responden dari berbagai wilayah di Indonesia itu menemukan, kebanyakan responden atau sekitar 36 persen memilih untuk hanya menggelar akad nikah tanpa resepsi, sementara 28 persennya memilih mengadakan akad dan menunda resepsinya.

Adapun survei dilakukan terhadap responden berusia 18-39 tahun selama 12-14 Agustus 2021.

Beberapa calon pengantin tetap menggelar pesta pernikahan, tapi melakukan penyesuaian dalam hal jumlah tamu undangan.

"Selain nilai kekeluargaan dan tradisi yang kuat, pesta pernikahan di masyarakat Indonesia dianggap sebagai salah satu momen terpenting dalam hidup yang patut dirayakan."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Namun, dari hasil riset terlihat bahwa situasi pandemi Covid-19 telah memaksa masyarakat kita beradaptasi dan menerima perubahan," ungkap Chief Operating Officer Populix, Eileen Kamtawijoyo, seperti dikutip Kompas.com dari keterangan tertulis.

Baca juga: Tren Pernikahan 2021, Mayoritas Calon Pengantin Hanya Ingin Gelar Akad

Tren pernikahan virtual juga meningkat selama masa pandemi. Ini dapat menjadi alternatif bagi calon pengantin yang tetap ingin menggelar acara pernikahan, namun tidak bisa mengundang banyak tamu secara langsung demi menekan angka penularan virus.

Tamu undangan pun sudah mulai terbiasa dengan format ini. Sebanyak 42 responden mengatakan pernah menghadiri acara pernikahan teman atau keluarganya secara virtual selama pandemi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.