Kompas.com - 31/08/2021, 23:00 WIB

Ia menguraikan, sejumlah keluhan yang mungkin dirasakan termasuk nyeri dada, sesak napas, batuk kering, batuk berdahak, mudah kelelahan, mual, muntah dan diare.

Selain itu, adapula yang mengalami long covid berupa hilangnya penciuman atau indera perasa berkepanjangan.

Baca juga: Long Covid atau Tidak, Kapan Perlu Konsultasi?

Gejala post Covid yang dirasakan sangat bervariasi tergantung organ tubuh yang diserang oleh virus ketika masa penyembuhan sebelumnya.

Penanganan pada kondisi post Covid

Dokter Raisa menegaskan long covid sebenarnya bisa disembuhkan kembali. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dilakukan oleh penyintas.

Beberapa saran yang diungkapkannya yakni:

  • Konsultasi dokter secara rutin

Kebanyakan penyintas tak lagi berkonsultasi pada dokter setelah dinyataan negatif Covid-19.

Menurut Raisa, hal ini menyulitkan diagnosis dan penyembuhan pada pasien yang mengalami gejala Long Covid

"Kontrol dokter rutin tetap penting supaya tahu penyebabnya ketika muncul gejala termasuk memilih penanganan dan terapi yang tepat untuk penyembuhan," kata dia. 

Jika konsultasi tatap muka tidak memungkinkan, ia menyarankan memanfaatkan fitur telekonsultasi yang telah disediakan oleh Pemerintah.

Jangan malah menghilang begitu saja begitu merasa sudah sembuh, begitu kata dia.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.