Kompas.com - 02/09/2021, 11:43 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Anjing tidak berkomunikasi melalui kata-kata atau ucapan seperti manusia.

Sebaliknya, hewan ini memiliki seperangkat isyarat non-verbal yang digunakan untuk berkomunikasi, baik dengan sesama anjing maupun manusia.

Anjing biasanya menggunakan seluruh tubuhnya untuk berkomunikasi. Bisa melalui mata, telinga, mulut, ekor, serta gerakan tubuh secara keseluruhan.

Di samping itu, anjing juga menggunakan suara untuk berkomunikasi seperti merengek, menguap, atau menggonggong. Namun, gerakan tubuh tetap menjadi sarana komunikasi yang paling penting.

Nah, dengan melihat tanda-tanda berikut ini, kita mungkin dapat lebih memahami bagaimana anjing berkomunikasi melalui bahasa tubuhnya.

Menggoyangkan ekor

Banyak orang berpikir bahwa kibasan ekor menandakan seekor anjing sedang bersemangat dan bahagia.

Tetapi, ini tidak sepenuhnya benar. Untuk memahami apa yang mungkin coba dikomunikasikan oleh anjing peliharaan kita, pastikan untuk mencari tahu hal-hal seperti:

  • Seberapa cepat ekornya bergoyang.
  • Ekornya bergoyang ke samping atau tegak lurus.
  • Ekornya membuat gerakan berkedut?.

Jika ekornya bergerak lebih cepat, ini berarti anjing sedang merasa lebih bersemangat. Namun, jika menggoyangkan ekor ke kiri biasanya merupakan gejala gairah negatif.

Atau, jika anjing menggoyangkan ekornya sampai menggerakkan seluruh tubuh, umumnya merupakan kibasan bahagia yang ditunjukkan untuk orang yang dicintai.

Di mana anjing menempatkan ekornya terhadap tanah adalah kunci penting lainnya untuk memahami suasana hatinya.

Apabila ekor anjing lebih rendah ke tanah, di antara kaki belakangnya, atau diturunkan, hewan ini mungkin merasa tunduk atau takut.

Sebaliknya, jika mengangkat ekornya, kemungkinan anjing merasa agresif, percaya diri, atau bahagia.

Beberapa ras anjing secara alami memiliki ekor yang lebih rendah atau lebih tinggi. Kenali gerakan ekor anjing dan bagaimana hal itu berhubungan dengan situasi saat itu.

Baca juga: 8 Tanda Anjing Percaya pada Kita

Mengangkat leher

Saat anjing peliharaan kita mengangkat lehernya, bulu di punggungnya mungkin terangkat melewati bahu dan turun ke punggung sampai ke ekor.

Ini artinya anjing sedang bersemangat, merasa gembira, atau ada ketertarikan yang berlebihan. Tetapi, ini juga bisa menjadi tanda bahwa anjing sedang kesal.

Postur tubuh

Kita bisa membaca bahasa tubuh anjing melalui postur tubuh. Misalnya, anjing yang membungkuk atau meringkuk mungkin sedang mengalami ketakutan dan stres.

Postur ini dimaksudkan untuk membantu anjing terlihat lebih kecil dan lebih tunduk dalam menghadapi sesuatu yang ditakuti.

Versi ekstrem dari posisi ini adalah ketika anjing berguling dan menunjukkan perutnya.

Meskipun ini bisa menjadi tanda anjing menunggu untuk digosok perutnya, ini juga bisa menjadi tanda stres dan kecemasan yang mendalam.

Jika anjing berdiri atau duduk dengan bergerak ke depan, anjing mungkin tertarik pada sesuatu.

Lalu saat anjing peliharaan kita mengangkat cakarnya, ini bisa berarti bahwa ia memberi isyarat ke arah mangsa atau merasa tidak aman tentang sesuatu.

Baca juga: Anjing Punya Kecerdasan Berkomunikasi dengan Manusia sejak Kecil

Ekspresi wajah

Ilustrasi anjing dan kucing di rumah.SHUTTERSTOCK/PIOTR BRANIEWSKI Ilustrasi anjing dan kucing di rumah.
Meskipun anjing memiliki ekspresi wajah yang mirip dengan manusia, namun hewan ini tidak selalu menunjukkan arti yang sama pada ekspresi wajahnya.

Misalnya, orang menguap ketika merasa lelah, tetapi anjing menguap ketika stres.

Dalam situasi stres, anjing akan menguap untuk bersantai. Selama masa stres ini, menguap juga membantu anjing merasa lebih rileks.

Anjing peliharaan kita juga mungkin menjilat bibirnya dalam situasi stres, sehingga jangan salah mengira bahwa anjing ingin makan.

Sering kali, ekspresi wajah yang paling menantang untuk dibaca adalah senyum anjing. Terkadang itu bisa berarti kebalikan dari apa artinya bagi manusia.

Sebagai contoh, anjing yang tersenyum mungkin menunjukkan giginya dengan mengancam. Jika dikombinasikan dengan postur dan sikap yang santai, senyuman bisa menjadi sikap tunduk dan manis.

Baca juga: Alasan Anjing Memiringkan Kepalanya saat Kita Berbicara

Mata

Melihat mata anjing adalah bagian yang sangat penting dari teka-teki bahasa tubuhnya.

Ketika anjing merasa agresif, matanya akan menjadi dingin dan anjing akan menatap penyerangnya atau objek kemarahan.

Anjing juga akan menghindari kontak mata saat sedang stres. Jika anjing langsung mengabaikan kita, ini berarti anjing sedang merasa tidak nyaman.

Demikian pula, jika bagian putih mata anjing kita terlihat, ini bisa menjadi tanda lain dari kecemasan dan stres.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber realsimple
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.