Kompas.com - 03/09/2021, 20:47 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

KOMPAS.com - Sangat mudah untuk terpikat produk skincareyang baru launching, ditambah lagi beauty influencer kesayangan kita baru saja mengunggah video tentang produk tersebut dan memujinya. 

Tetapi, tidak semua bahan dalam suatu produk skincare akan cocok dan bekerja di kulit meski banyak orang memakainya.

Faktanya, bahan-bahan tertentu, terutama bila digunakan secara bersamaan, dapat menyebabkan lebih banyak kerugian daripada kebaikan untuk kulit kita.

Berikut adalah beberapa tanda yang menurut dokter kulit menandakan bahwa rutinitas skincare kita perlu diubah. 

Baca juga: Mengapa Ada Produk Skincare Terasa Menyengat Setelah Dipakai?

1. Rutinitas kita terlalu banyak langkah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kita mungkin berpikir bahwa semakin banyak step dalam rutinitas skincare, maka akan semakin efektif hasilnya. Tetapi yang sering terjadi adalah sebaliknya.

Menurut Dendy Engelman, MD, dokter bedah kulit memakai banyak produk skincare bisa membuat beberapa bahan menghilangkan efek yang lain.

“Juga, ada kemungkinan bahan tertentu dalam produk dapat mencegah produk lain diserap jika kita tidak melapisinya dengan benar,” tambah Engelmen.

Misalnya, produk vitamin C tidak boleh digunakan bersamaan dengan produk yang mengandung retinol, karena tingkat pH-nya berbeda.

Mulailah dengan rutinitas dasar seperti pembersih, pelembab, SPF, dan gunakan yang berdasarkan tujuan yang ingin didapatkan untuk kulit kita.

Baca juga: Ultima II Tawarkan Skincare untuk Kulit Lebih Sehat dalam Seminggu

2. Semakin berjerawat

Jika kondisi kulit yang membaik setelah beberapa minggu mengikuti rutinitas skincare dengan konsisten, ada kemungkinan itu tidak bekerja dengan baik untuk kulit kita.

“Misalnya produk apa pun yang kita gunakan  tidak menghilangkan kelebihan minyak dan penumpukan sebum pada kulit kita secara efektif,” kata dokter kulit Erum Ilyas, MD.

Di sisi lain, kita bisa saja menggunakan produk yang terlalu kuat dan mengelupas, menyebabkan kulit kita justru memproduksi banyak minyak.

3. Munculnya vlek hitam

Hiperpigmentasi berupa vlek hitam atau bintik-bintik kecokelatan terjadi akibat paparan sinar matahari atau hormon (yaitu selama kehamilan).

Tapi ini juga bisa menjadi tanda bahwa kita memiliki reaksi buruk terhadap beberapa bahan yang dimaksudkan untuk mencerahkan kulit.

Karenanya jika kita mengalami hiperpigmentasi setelah memakai produk skincare, sebaiknya hentikan. 

Baca juga: Jangan Sampai Salah, Begini Cara Pakai Tabir Surya yang Tepat

4. Mengalami gatal dan iritasi

Kulit yang gatal atau teriritasi mungkin menandakan reaksi negatif terhadap produk yang ada, dan ini juga dikenal sebagai dermatitis kontak.

Untuk mengetahui produk mana yang menjadi penyebabnya, coba hentikan rutinitas skincare yang ada. Sebagai gantinya gunakan pembersih wajah dan pelembab yang lembut.

Setelah sekitar satu minggu, perlahan-lahan tambahkan setiap produk satu per satu setiap beberapa hari sampai kita menemukan penyebabnya. Sebelum menggunakan produk baru, selalu mulai dengan patch test atau uji tempel.

5. Wajah terasa kencang setelah dibersihkan

Perasaan bersih yang terasa begitu berlebihan sehingga kulit seolah tertarik sebenarnya berbahaya bagi kulit.

“Rasa bersih yang tajam berarti kulit kita telah kehilangan minyak esensial dan skin barrier kita mungkin terganggu,” kata Joshua Zeichner, MD, direktur penelitian kosmetik dan klinis dermatologi di Rumah Sakit Mount Sinai, New York City.

Ini akan memiliki efek domino pada sisa rutinitas kita. Sebaiknya gunakan pembersih yang lembut dan bebas sabun.

Baca juga: 3 Tanda Pembersih Wajah yang Dipakai Tidak Cocok

6. Kita tidak menggunakan produk skincare dengan benar

Memakai produk tertentu secara berlebihan bisa berdampak buruk. Demikian juga halnya jika kita memakai skincare tanpa mengikuti saran pemakaian.

Halaman:


Sumber Glam
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.