Kompas.com - 05/09/2021, 10:16 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Gaya hidup yang keliru seperti kurang tidur dan jarang berolahraga seringkali dianggap sebagai penyebab obesitas atau kelebihan berat badan.

Padahal, ada faktor utama yang berkontribusi besar terhadap perkembangan kondisi tersebut, yakni sering mengonsumsi makanan yang sarat akan kalori.

Obesitas bukan sekadar kelebihan berat badan, melainkan merupakan kondisi medis yang harus segera ditangani.

1. Apa itu obesitas?

Mir Ali, MD, ahli bedah bariatrik dan direktur medis MemorialCare Surgical Weight Loss Center di Orange Coast Medical Center, California, AS menjelaskan kondisi seseorang yang dikatakan obesitas.

"Untuk menentukan seseorang mengalami obesitas, kami melihat indeks massa tubuh (BMI), ukuran lemak tubuh berdasarkan tinggi dan berat badan," tuturnya.

"Kisaran normal BMI antara 18-25. Individu dengan BMI di atas 25 dianggap kelebihan berat badan, sementara jika BMI lebih dari 30 dinyatakan obesitas."

"Mereka berisiko mengalami masalah kesehatan karena berat badan mereka," tambah Ali.

Baca juga: Terungkap, Hubungan Obesitas, Peradangan Otak, dan Hobi Makan Banyak

2. Penyebab utama obesitas

Orang cenderung mengalami kelebihan berat badan karena terlalu sering mengonsumsi lebih banyak kalori daripada kalori yang diperlukan atau dibakar.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Eat This
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.