Kompas.com - 06/09/2021, 10:16 WIB
Salah satu cara mengonsumsi kunyit adalah menjadikannya minuman kunyit asam. Untuk membuatnya, kita bisa mengolahnya bersama asam jawa, gula kelapa, dan air. FREEPIK/EDEDcHECHINESalah satu cara mengonsumsi kunyit adalah menjadikannya minuman kunyit asam. Untuk membuatnya, kita bisa mengolahnya bersama asam jawa, gula kelapa, dan air.

Penelitian pada tikus menunjukkan bahwa kurkumin dapat membantu memperlambat penyebaran sel tumor dan bahkan mencegah pembentukan tumor.

Ini dilakukan dalam beberapa cara, termasuk mengganggu pembentukan sel kanker pada berbagai tahap dalam siklus sel, mengganggu jalur pensinyalan sel, dan menyebabkan sel kanker tersebut mati.

Namun, belum ditegaskan apakah kurkumin dapat membantu mengobati kanker pada manusia dan penelitiannya masih terus berlangsung.

Baca juga: 7 Kanker yang Sulit Dideteksi Sejak Dini, Apa Saja?

5. Mengurangi gejala osteoarthritis

Karena sifat anti-peradangannya yang kuat, kurkumin juga dapat menjadi pilihan pengobatan jangka panjang yang aman dan efektif untuk penderita osteoarthritis (OA).

Dalam sebuah penelitian, orang dengan osteoartritis yang mengonsumsi 1.000 mg/hari Meriva mengalami peningkatan signifikan dalam kekakuan dan fungsi fisik setelah delapan bulan, sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perbaikan.

Meriva adalah perawatan eksklusif yang terdiri dari campuran kurkuminoid alami (75 persen kurkumin, 15 persen demethoxycurcumin, dan 10 persen bisdemethoxycurcumin), fosfatidilkolin (bahan kimia yang ditemukan dalam telur, kedelai, dan makanan lain), dan selulosa mikrokristalin (bubur kayu halus yang umum digunakan oleh industri farmasi dan makanan).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 6 Gejala Awal Osteoarthritis yang Perlu Diwaspadai

6. Meningkatkan kapasitas antioksidan dalam tubuh

Menurut Healthline, kerusakan oksidatif adalah salah satu mekanisme di balik penuaan dan banyak penyakit.

Kerusakan oksidatif melibatkan radikal bebas, molekul yang sangat reaktif dengan elektron yang tidak berpasangan.

Radikal bebas cenderung bereaksi dengan zat organik penting, seperti asam lemak, protein, atau DNA.

Kurkumin adalah antioksidan kuat yang dapat menetralisir radikal bebas karena struktur kimianya. Kandungan antioksidan tersebut dapat membantu kita melindungi tubuh dari radikal bebas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.