Kompas.com - 07/09/2021, 15:06 WIB
Kucing pun ternyata suka mendengarkan musik, hingga ada penelitian ilmiah yang digelar untuk hal ini. SHUTTERSTOCK Kucing pun ternyata suka mendengarkan musik, hingga ada penelitian ilmiah yang digelar untuk hal ini.

KOMPAS.com - Musik menjadi satu hal yang sangat diminati oleh banyak orang, baik untuk menghibur diri dari rasa stres maupun mengusir kejenuhan.

Namun tak hanya manusia saja, hewan seperti kucing ternyata juga suka mendengarkan musik.

Sebuah studi tahun 2015 yang dilakukan para peneliti di University of Wisconsin mengungkap, kucing menyukai musik yang diciptakan khusus untuk kucing.

Baca juga: Apa yang Terjadi bila Mulut Kucing Berliur?

Musik yang diciptakan para peneliti untuk kucing memiliki suara yang terdengar seperti dengkuran kucing, bersama frekuensi lain dengan nada dan tempo yang disukai kucing.

Ketika komposer David Teie mulai menciptakan musik untuk kucing untuk penelitian ini, para peneliti mempertimbangkan rentang vokal kucing satu oktaf lebih tinggi daripada manusia.

Suara lain yang mereka tambahkan ke musik tersebut adalah suara mengisap yang dibuat saat kucing sedang menyusui.

Untuk mengujinya, para peneliti memainkan dua sampel suara musik klasik dan dua sampel suara musik kucing.

Reaksi yang lebih positif seperti mendengkur dan bergesekan dengan speaker dicatat untuk musik kucing daripada musik manusia.

The Smithsonian Magazine menggambarkan musik kucing seperti lagu "Sigur Rós" lambat yang dimainkan di perut kucing yang mendengkur.

Baca juga: 5 Tips Mencegah Kucing Menggaruk Barang-barang di Rumah

Mereka juga mengatakan bahwa musik terbaik untuk kucing kemungkinan adalah musik yang menyerupai tempo dan frekuensi yang secara alami digunakan dalam komunikasi kucing.

Studi lanjutan tentang kucing dan musik

Sebuah studi lanjutan tahun 2020 di Louisiana State University School of Veterinary Medicine yang diterbitkan dalam Journal of Feline Medicine and Surgery memainkan tiga jenis musik untuk 20 kucing yang berbeda saat pemeriksaan.

Kucing-kucing tersebut mendengarkan keheningan, musik klasik, dan musik tempo khusus untuk kucing.

Lalu, hasilnya, musik untuk kucing membantu kucing tetap lebih tenang.

Studi ini juga menemukan, tidak ada penurunan yang signifikan dalam skor stres kucing (CSS) untuk keheningan dibandingkan dengan musik klasik.

Namun, CSS secara signifikan lebih rendah untuk musik kucing dibandingkan dengan keheningan dan musik klasik.

Kucing pun lebih mudah ditangani ketika mendengarkan musik kucing dibandingkan dengan keheningan dan musik klasik, tetapi tidak ada banyak perbedaan ketika mendengarkan keheningan dan musik klasik.

Rentang frekuensi pendengaran kucing

Jangkauan pendengaran kucing cukup luas dengan kemampuan mendengar frekuensi tinggi tanpa kehilangan kemampuan mendengar frekuensi rendah.

Jurnal Hearing Research mengungkap, jangkauan pendengaran kucing untuk suara adalah 70 dB SPL (tingkat tekanan suara) yang memanjang dari 48 Hz hingga 85.000 Hz.

Baca juga: Kenapa Hidung Kucing Basah? Ternyata Begini Penjelasannya

Hal ini menjadikannya salah satu rentang pendengaran terluas di antara mamalia.

Sebagai perbandingan, AKC menyebut, anjing dapat mendengar dari 47.000 hingga 65.000 Hz. Sementara, manusia dapat mendeteksi suara dari 20 Hz hingga 20.000 Hz.

National Geographic juga mengungkapkan bahwa vokalisasi kucing memiliki lebih banyak kualitas dan perubahan nada daripada ucapan atau musik manusia.

Itulah mengapa musik "khusus spesies" yang dibuat untuk kucing jauh lebih efektif daripada musik apa pun yang dibuat untuk telinga manusia, bahkan musik klasik yang paling menenangkan sekalipun.

Rentang frekuensi dengkuran kucing

Rentang frekuensi dengkuran kucing adalah dari 25 hingga 150 Hz, yang berada dalam kisaran yang dapat didengar manusia.

Kita juga dapat merasakan getarannya dan beberapa penelitian menunjukkan, frekuensi dengkuran kucing ini bahkan dapat membantu menyembuhkan luka, baik untuk manusia maupun kucing.

Baca juga: Ketahui Alasan Kucing Sering Mengeong

Musik yang paling disukai kucing juga mengandung suara yang mirip dengan rentang frekuensi dengkuran kucing.

Jadi, musik manusia sepertinya tidak banyak membantu kucing, khususnya saat kucing sedang merasa stres.

Namun, bagi para pemilik kucing dapat menjelajahi musik kucing yang diciptakan oleh komposer David Teie agar dapat menyenangkan hewan peliharaannya itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Cuteness
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.