Kompas.com - 07/09/2021, 15:35 WIB

Selain itu, penerimaan ini sekaligus menjadi bentuk tindakan melepaskan pelaku perundungan seksual dari tanggung jawab.

Hal ini, menurut Ade, bisa memberikan akibat yang mengerikan.

Hal ketiga yang juga harus dicermati, pemaafan adalah proses yang sangat personal. Penyintas maupun keluarganya tidak bisa dipaksa untuk memaafkan dan menerima pelaku begitu saja.

"Apa yang telah dilakukan stasiun-stasisun televisi dengan memberikan kesempatan SJ muncul di televisi melanggar hak-hak korban kekerasan seksual," tulis dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.