Kompas.com - 08/09/2021, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Perdebatan mengenai keunggulan jam tangan mekanis (otomatis) dan jam tangan kuarsa (quartz) sudah terjadi sejak lama.

CEO merek jam tangan Bulova, Michael Benavente mengatakan, ada pepatah yang menyebutkan jika pemilik jam tangan kuarsa sangat mendambakan jam tangan mekanis.

Begitu kita sudah mempunyai jam tangan mekanis, maka bisa dipastikan kita akan menganggap jam tangan kuarsa tidak berharga.

Baca juga: Jam Tangan Favorit Nick Jonas, Harganya Lebih dari 15 Tahun Gaji

Namun menurut Benavente, semua ini adalah propaganda yang dilakukan watchmaker dari jam tangan mekanis karena merasa takut akan "ancaman" dari jam tangan kuarsa.

Perlu diketahui, sebelum teknologi kuarsa hadir ke dunia, orang hanya mengenal satu jenis jam tangan, yakni jam tangan mekanis atau otomatis.

Baru pada sekitar akhir era 1960-an, teknologi kuarsa pun muncul dibawa oleh pembuat jam yang rata-rata berasal dari Asia.

Hal ini menyebabkan pergolakan di industri jam tangan yang dikenal dengan sebutan revolusi kuarsa atau krisis kuarsa.

Jam tangan dengan teknologi kuarsa menggunakan motor elektrik melalui kristal kuarsa untuk menggerakkan penanda waktu.

Artinya, pembuat jam tidak memerlukan banyak bagian atau komponen untuk disematkan ke dalam jam tangan.

Baca juga: Bahan Logam Kuno di Jam Tangan Urwerk UR-100 Electrum

Dengan demikian, biaya produksi jam tangan kuarsa lebih murah dibandingkan jam tangan mekanis.

Desain jam tangan kuarsa umumnya menjadi lebih tipis dibanding jam tangan berteknologi mekanis yang membutuhkan lebih banyak komponen.VIA APETOGENTLEMENT Desain jam tangan kuarsa umumnya menjadi lebih tipis dibanding jam tangan berteknologi mekanis yang membutuhkan lebih banyak komponen.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.