Kompas.com - 09/09/2021, 16:33 WIB

"Hormon serotonin ini dapat membantu teman-teman yang saat ini bekerja dari rumah menjadi lebih positif, bersemangat, dan produktif," ujarnya.

Manfaat olahraga rutin lainnya yang jarang disadari adalah melancarkan peredaran darah dan memperlancar distribusi oksigen serta nutrisi di dalam tubuh.

"Olahraga juga memiliki pengaruh signifikan bagi hippocampus, karena dapat meningkatkan daya ingat," kata Leony.

Durasi olahraga per hari

Setelah mengetahui beberapa manfaat olahraga rutin, sebagian orang mungkin bertanya-tanya, berapa sih durasi olahraga per hari yang dianjurkan?

Waktu ideal dan durasi olahraga sebetulnya perlu disesuaikan dengan tujuan yang ingin kita capai.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), olahraga dengan intensitas menengah bisa dilakukan antara 75-150 menit per minggu, sementara olahraga intensitas rendah bisa dilakukan antara 150-300 menit per minggu.

Jika ingin menjaga kesehatan tubuh, Leony menganjurkan durasi olahraga per hari sekitar 30 menit dan dilakukan sebanyak tiga kali seminggu, yang disesuaikan dengan kesibukan harian kita.

Namun, jika punya tujuan spesifik, seperti menurunkan berat badan, memperdalam olahraga tertentu, atau membentuk otot, maka durasi olahraga per hari perlu kembali disesuaikan, begitu pula dengan intensitas latihannya.

Menurut WHO, olahraga dengan intensitas menengah bisa dilakukan antara 75-150 menit per minggu, sementara olahraga intensitas rendah bisa dilakukan antara 150-300 menit per minggu.SHUTTERSTOCK Menurut WHO, olahraga dengan intensitas menengah bisa dilakukan antara 75-150 menit per minggu, sementara olahraga intensitas rendah bisa dilakukan antara 150-300 menit per minggu.
Olahraga tak harus selalu dilakukan pada jam-jam tertentu. Menurutnya, tidak ada perbedaan signifikan antara berolahraga pagi, siang, sore, atau malam. Kita bisa menyesuaikannya dengan waktu senggang yang kita miliki.

"Namun, ketika berolahraga di sore dan malam hari, saya menyarankan untuk melakukan olahraga yang lebih santai dan tidak terlalu intens karena dapat meningkatkan detak jantung dan suhu tubuh, sehingga kita akan sulit tidur," ucapnya.

Leony juga mengingatkan pentingnya menjaga rutinitas tidur yang cukup, yakni selama enam hingga tujuh jam setiap malamnya. Selain itu, sertakan rutinitas olahraga dengan pola hidup sehat lainnya, seperti mengonsumsi makanan padat nutrisi, terutama makronutrisi, yakni protein, karbohidrat, dan lemak.

Baca juga: 6 Manfaat Lari di Malam Hari, Pernah Coba?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.