Kompas.com - 10/09/2021, 11:09 WIB

KOMPAS.com - Karbohidrat adalah salah satu jenis makronutrien yang dibutuhkan tubuh, selain protein dan emak.

Tak hanya ditemukan pada makanan seperti nasi atau roti, karbohidrat juga bisa ditemukan dalam minuman.

Karbohidrat sering dianggap buruk, terutama ketika dikaitkan dengan kenaikan berat badan. Padahal, menurut Cleveland Clinic, karbohidrat tidaklah buruk dan tubuh kita memerlukan asupan karbohidrat dalam jumlah cukup setiap harinya agar tetap sehat.

Jenis karbohidrat

Ada tiga jenis karbohidrat yang paling utama, yaitu gula, pati, dan serat.FREEPIK/AZERBAIJAN_STOCKERS Ada tiga jenis karbohidrat yang paling utama, yaitu gula, pati, dan serat.
Ada tiga jenis karbohidrat yang paling utama, yakni:

Ini adalah bentuk karbohidrat paling sederhana dan terkandung secara alami dalam beberapa makanan, termasuk buah-buahan, sayuran, susu, dan produk susu. Jenis gula tersebut antara lain gula buah (fruktosa), gula meja (sukrosa) dan gula susu (laktosa).

  • Pati (starch)

Pati adalah karbohidrat kompleks. Artinya, ini terbuat dari banyak unit gula yang terikat bersama. Pati terkandung secara alami dalam sayuran, biji-bijian, hingga kacang kering dan kacang polong yang dimasak.

  • Serat

Seperti pati, serat juga merupakan karbohidrat kompleks yang terkandung secara alami dalam buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang kering dan kacang polong yang dimasak.

Baca juga: Karbohidrat Olahan, Penyebab Utama Lemak Perut Menurut Pakar

Apa fungsi karbohidrat bagi tubuh manusia?

Karbohidrat sangat penting untuk tubuh kita. Menurut Mayo Clinic, untuk jawaban atas pertanyaan apa fungsi dari karbohidrat bagi tubuh manusia, antara lain:

  • Menyediakan energi

Salah satu fungsi karbohidrat adalah sumber bahan bakar utama tubuh kita.

Selama proses pencernaan, gula dan pati dipecah menjadi gula sederhana. Keduanya kemudian diserap ke dalam aliran darah sebagai gula darah (glukosa darah).

Dari sana, glukosa akan memasuki sel-sel tubuh dengan bantuan insulin. Glukosa digunakan oleh tubuh untuk energi dan bahan bakar semua aktivitas kita.

Glukosa ekstra disimpan di hati, otot, dan sel-sel lain untuk digunakan nanti atau diubah menjadi lemak.

  • Melindungi tubuh dari penyakit

Fungsi karbohidrat lainnya adalah melindungi tubuh kita dari berbagai jenis penyakit.

Beberapa bukti menunjukkan bahwa biji-bijian dan serat dari makanan utuh membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Serat juga dapat melindungi tubuh dari obesitas dan diabetes tipe 2, serta penting untuk kesehatan pencernaan.

  • Mengontrol berat badan

Bukti menunjukkan bahwa makan banyak buah, sayuran, dan biji-bijian dapat membantu kita mengontrol berat badan dengan menjaga kita tetap merasa kenyang dengan mengasup lebih sedikit kalori.

Namun, jenis karbohidrat yang diasup sangat penting untuk diperhatikan.

Mengonsumsi sumber karbohidrat sehat dalam jumlah yang cukup dapat mendukung kesehatan tubuh.

Bertentangan dengan apa yang diklaim oleh diet rendah karbohidrat, sangat sedikit penelitian yang menunjukkan bahwa diet tinggi karbohidrat sehat menyebabkan penambahan berat badan atau obesitas.

Baca juga: Jangan Asal Diet, Kekurangan Karbohidrat Bisa Berbahaya

Memilih karbohidrat sehat

Pilihlah jenis karbohidrat sehat untuk pola makan seimbang.FREEPIK/SENIVPETRO Pilihlah jenis karbohidrat sehat untuk pola makan seimbang.
Fungsi karbohidrat sangatlah penting bagi tubuh manusia. Namun, pilihlah jenis karbohidrat sehat untuk pola makan seimbang. Berikut panduannya:

  • Prioritaskan buah-buahan dan sayuran kaya serat tanpa tambahan gula, baik dalam bentuk buah dan sayur segar, beku, maupun kalengan. Buah dan sayuran utuh juga tinggi serat dan air sehingga membantu kita merasa kenyang lebih cepat dengan mengonsumsi lebih sedikit kalori.
  • Pilih biji-bijian utuh. Biji-bijian utuh adalah sumber yang lebih baik daripada biji-bijian olahan serat dan nutrisi penting lainnya, seperti vitamin B. Sebab, biji-bijian olahan sudah melalui proses yang menghilangkan bagian-bagian tertentu dalam biji-bijian serta beberapa nutrisi dan serat.
  • Memilih produk susu rendah lemak. Susu, keju, yogurt, dan produk susu lainnya adalah sumber kalsium dan protein yang baik serta mengandung banyak vitamin dan mineral lain. Pertimbangkan susu rendah lemak untuk membantu membatasi kalori dan lemak jenuh. Selain itu, waspadalah terhadap produk susu yang telah ditambahkan gula.
  • Makan lebih banyak kacang-kacangan. Kacang-kacangan adalah salah satu makanan paling serbaguna dan bergizi yang tersedia. Kacang-kacangan pada umumnya rendah lemak dan tinggi folat, potasium, zat besi dan magnesium, serta mengandung lemak dan serat yang bermanfaat bagi tubuh. Kacang-kacangan adalah sumber protein yang baik dan dapat menjadi pengganti daging. Daging cenderung mengandung lebih banyak lemak jenuh dan kolesterol.
  • Batasi gula tambahan. Gula tambahan mungkin tidak berbahaya dalam jumlah kecil, tetapi tidak memiliki manfaat kesehatan. Pedoman Kementerian Kesehatan, batasan konsumsi gula per harinya adalah 10 persen dari total energi (200 kkal). Anjuran konsumsi gula harian tersebut setara dengan empat sendok makan atau 50 gram per hari.

Baca juga: Lemas hingga Jerawatan, 12 Tanda Kita Makan Terlalu Banyak Gula

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.