Kompas.com - 13/09/2021, 05:00 WIB
Ilustrasi diet puasa shutterstockIlustrasi diet puasa

Memang, akan sulit bagi yang terbiasa sarapan. Namun, mereka yang jarang sarapan akan menganggap puasa ini mudah.

Untuk mengurangi rasa lapar, metode ini memperbolehkan kita untuk meminum air, kopi, dan minuman tanpa kalori lainnya selama berpuasa.

Baca juga: Hati-hati, 9 Potensi Efek Samping dari Diet Puasa

Namun, jangan lupa untuk tetap memakan makanan sehat selama periode makan. Metode ini tidak akan berhasil jila kita memakan banyak makanan olahan atau berkalori tinggi.

2. Diet 5:2

Diet yang juga disebut fast diet ini membuat kita makan selama lima hari per minggu dan membatasi asupan kalori menjadi 500–600 selama dua hari sisanya.

Dalam hari “puasa,” metode yang dipopulerkan oleh jurnalis Inggris Michael Mosley ini merekomendasikan agar wanita memakan 500 kalori, sementara pria memakan 600 kalori.

Misalnya, kita makan normal setiap hari, kecuali Senin dan Kamis.

Dalam dua hari tersebut, wanita hanya memakan dua makanan porsi kecil dengan masing-masing 250 kalori, sementara pria memakan makanan dengan masing-masing 300 kalori.

Diet 5:2 ini disebut-sebut sebagai metode efektif dalam menurunkan berat badan.

3. Eat Stop Eat

Metode ini membuat kita puasa 24 jam setiap 1-2 kali per minggu.

Eat stop yang dipopulerkan oleh ahli kebugaran Brad Pilon ini membuat kita berpuasa mulai dari makan malam hingga makan malam keesokan harinya, membuatnya 24 jam penuh.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.