Kompas.com - 13/09/2021, 07:57 WIB
Salah satu produk Klambi-Koe, batik tenun yang ramah lingkungan. Desain pakaiannya unik dan bergaya etnik. Dok HUMAS KEMENPAREKRAFSalah satu produk Klambi-Koe, batik tenun yang ramah lingkungan. Desain pakaiannya unik dan bergaya etnik.

BANDUNG, KOMPAS.com - Ada peristiwa menarik dalam kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno ke Bandung, Minggu (12/9/2021).

Saat itu Sandiaga menantang pelaku UMKM fashion untuk melakukan make over pada salah satu stafnya. Staf tersebut mengenakan kaus berlengan pendek dengan celana jeans. Nah, pelaku UMKM ini bertugas melakukan make over stafnya mengenakan busana buatan Indonesia.

Nama puluhan UMKM itu lalu dikocok, dan keluarlah nama Klambi-Koe. 45 menit kemudian, staf sang menteri yang sudah didandani kembali dengan busana berbeda yang membuat pangling.

Pakaiannya cantik, unik, dan memperlihatkan Indonesia yang kaya.

"Bajunya bagus ini, kental dengan unsur Indonesia," ujar Sandiaga Uno di Bandung, Minggu (12/9/2021).

Pemilik Klambi Koe, Wahyuning Hoedayanti, mengatakan, pakaian yang dikenakan pada staf tersebut terdiri dari tiga bagian, yakni celana, atasan, dan obi (sabuk dari kain yang biasa dikenakan saat mengenakan kimono atau keikogi).

Material yang digunakan adalah katun dan voal yang diproduksi menggunakan daun-daunan dan pewarna alam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya gunakan ecoprint yang dibuat sendiri. Luriknya juga pake pewarna alami," ucap perempuan yang akrab disapa Anti ini menjelaskan.

Lurik adalah salah satu kain tenun yang berasal dari Jawa Tengah atau DIY. Nah, lurik yang dibuat Klambi-Koe memiliki warna beragam dengan dominasi merah dan biru. Warna dan corak yang beragam membuat tenun lurik ini banyak dilirik.

"Produk saya dijual di dalam negeri dan luar negeri, seperti Singapura, Malaysia, Jepang, dan Eropa. Saya dipilih ikut ke Jeddah juga, tapi enggak tahu responsnya seperti apa," tutur dia.

Selain pakaian, Klambi-Koe menawarkan sejumlah aksesori, seperti kalung dari tulang sapi dari Bali dan topi dari bambu.

Desain pakaian brand ini cocok dikenakan ke berbagai acara karena gayanya yang kasual. Dengan ciri khas asimetris dan simpel, Klambi-Koe bisa dipakai tampil etnik bergaya unik dan tampil unik bergaya etnik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.