Kompas.com - Diperbarui 05/07/2022, 15:46 WIB

KOMPAS.com - Enhanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS) adalah metode baru yang diterapkan dalam tindakan operasi caesar pada ibu melahirkan.

Metode ERACS dikembangkan karena dunia kesehatan berupaya memperpendek masa perawatan pasien di rumah sakit khususnya pasca operasi.

Baca juga: Berapa Biaya Persalinan dengan Metode ERACS?

Harapannya, para ibu tidak perlu menjalani perawatan di rumah sakit lebih dari 24 jam.

Percepatan pemulihan ini harus dibarengi dengan protokol khusus untuk memastikan kondisi kesehatan ibu melahirkan tidak terancam.

Oleh sebab itu, dibutuhkan kerjasama berbagai pakar kesehatan termasuk dokter kandungan, anak maupun anestesi.

Kuncinya adalah memiliki jenis anestesi yang sesuai dengan kondisi pasien sekaligus efektif.

Tentunya, dipilih jenis pereda nyeri yang aman bagi ibu maupun bayi yang dilahirkan.

Perbedaan dasar metode ERACS dan operasi caesar

Pasien bersalin lewat operasi caesar biasanya diharuskan tidak menggerakan badannya sama sekali selama 12 jam.

Secara bertahap, mereka baru diizinkan untuk  memiringkan dan menggerakan badannya.

Dibutuhkan waktu 24 jam pasca operasi, sebelum pasien diizinkan untuk duduk, dengan alasan agar tidak memengaruhi bekas jahitan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.