Kompas.com - 15/09/2021, 17:57 WIB
ilustrasi menangis Shutterstockilustrasi menangis

KOMPAS.com – Menangis adalah salah satu hal yang cenderung dihindari banyak orang. Pasalnya, seseorang yang menangis sering dianggap cengeng atau lemah.

Padahal, menangis merupakan respons natural terhadap berbagai emosi, mulai dari kesedihan mendalam hingga kebahagiaan.

Namun, apakah menangis itu baik untuk kita? Atau malah merugikan?

Untuk menjawabnya, simak paparan yang dilansir dari Harvard Health Publishing, berikut ini.

Menangis bermanfaat bagi kesehatan

Ternyata, menangis bermanfaat bagi kesehatan. Bahkan, manfaatnya telah dikenal sejak dahulu.

Baca juga: Keluar Air Mata Darah Saat Haid, Apa Penyebabnya?

Para pemikir dan dokter dari Yunani dan Roma kuno berpendapat bahwa air mata bekerja seperti pencahar, menguras dan memurnikan kita.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini pun diyakini para ilmuwan saat ini, dengan menekankan bahwa menangis dapat membantu kita untuk melepaskan stres dan rasa sakit emosional.

Menangis dianggap penting karena menyimpan perasaan sedih di dalam diri, atau koping represif menurut psikolog, dapat berdampak buruk bagi kesehatan kita.

Menurut berbagai penelitian, koping represif kerap dihubungkan dengan sistem kekebalan tubuh yang kurang kuat, penyakit kardiovaskular, dan hipertensi.

Selain itu, koping represif juga dikaitkan dengan kondisi kesehatan mental, seoerti stres, kecemasan, dan depresi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.