Kompas.com - 15/09/2021, 19:17 WIB

4. Lindungi telinga saat hadir di acara bervolume keras

Ketika menghadiri acara yang memasang volume keras, seperti acara musik, klub, atau acara olahraga, pastikan melindungi pendengaran selama acara tersebut. Berikut langkahnya:

  • Usahakan menjauh dari sumber suara keras, seperti pengeras suara.
  • Jeda dari suara keras tersebut setidaknya setiap 15 menit.
  • Beri kesempatan telinga kita untuk pulih setelah paparan suara keras, setidaknya sekitar 18 jam.
  • Pertimbangkan menggunakan penutup telinga untuk mengurangi dampak volume suara tersebut.

Baca juga: Waspada, Gejala Gangguan Pendengaran Bisa Muncul di Usia Muda

5. Jaga telinga tetap kering

Cara merawat telinga termasuk menjaganya tetap dalam kondisi kering untuk mencegah infeksi, seperti setelah berenang.UNSPLASH/BEIAN MATANGELO Cara merawat telinga termasuk menjaganya tetap dalam kondisi kering untuk mencegah infeksi, seperti setelah berenang.
Cara merawat telinga yang tak kalah penting adalah menjaganya tetap dalam kondisi kering.

Infeksi adalah masalah kesehatan pendengaran yang umum terjadi. Kondisi tersebut biasanya terjadi ketika kita membiarkan bakteri menumpuk pada telinga yang basah. Misalnya, pada kondisi setelah berenang.

Infeksi telinga yang dialami para perenang disebut otitis eksterna.

Jadi, pastikan telinga kering setelah terkena air, terutama jika terendam di dalam air.

Risiko infeksi telinga karena faktor ini bahkan lebih tinggi di kolam dengan air alami daripada di kolam yang mengandung klorin.

Keringkan telinga bagian luar dengan lembut dengan handuk setelah berenang. Jika menemukan air di saluran telinga, miringkan kepala ke samping dan tarik cuping telinga. Cara ini akan membantu "menarik" air keluar dari telinga.

Sebagai tindakan pencegahan, pertimbangkan untuk membeli penyumbat telinga untuk perenang. Ini dapat membantu menjaga air masuk ke bagian yang lebih sensitif di telinga kita.

Baca juga: Infeksi Telinga: Gejala, Penyebab, Pencegahan, dan Cara Mengatasinya

6. Memeriksakan telinga

Memeriksakan telinga ke dokter menjadi salah satu cara merawat telinga dan mencegah terjadinya kerusakan pendengaran.PEXELS/KAROLINA GRABOWSKA Memeriksakan telinga ke dokter menjadi salah satu cara merawat telinga dan mencegah terjadinya kerusakan pendengaran.
Jika khawatir kehilangan pendengaran akibat beberapa faktor, segera periksakan telinga ke dokter. Termasuk jika menemukan benjolan tidak biasa di area luar telinga.

Semakin dini gangguan pendengaran terdeteksi, semakin dini langkah penanganan dapat diberikan.

Jika diperlukan, pertimbangkan pula untuk melakukan pemeriksaan telinga secara teratur, misalnya setahun sekali, jika berisiko lebih tinggi mengalami gangguan pendengaran akibat kebisingan. Misalnya jika berprofesi sebagai musisi atau bekerja di lingkungan yang bising.

Baca juga: 4 Gejala Awal Gangguan Pendengaran akibat Penggunaan Headset

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.