Kompas.com - 15/09/2021, 19:17 WIB

KOMPAS.com - Merawat telinga sangatah penting demi melindungi pendengaran kita.

Kehilangan pendengaran memang tak selalu bisa terhindarkan seiring usia menua. Namun, sejumlah cara merawat telinga dengan kebiasaan positif bisa membantu pendengaran kita tetap optimal.

Cara merawat telinga untuk pendengaran yang sehat

Cara merawat telinga dilakukan dengan membersihkannya secara rutin dan menghindarkan dari suara-suara keras.UNSPLASH/BRUCE MARS Cara merawat telinga dilakukan dengan membersihkannya secara rutin dan menghindarkan dari suara-suara keras.
Melansir Cleveland Clinic, telinga adalah bagian paling penting dalam sistem pendengaran manusia. Untuk itu, merawat telinga sangat penting untuk dilakukan.

Membersihkan telinga adalah tahapan pertama sebagai bagian dari cara merawat telinga. Ini perlu dilakukan bersama tindakan pencegahan dan perawatan infeksi.

Cara merawat telinga juga dilakukan dengan menghindari suara-suara tidak perlu dan mengenali kemungkinan kehilangan pendengaran.

Baca juga: 5 Penyebab Berkurangnya Kemampuan Pendengaran, Tak Hanya Faktor Usia

Cara merawat telinga dengan benar

Beberapa cara merawat telinga yang dapat dipraktikkan antara lain:

1. Rajin membersihkan telinga

Hindari cara membersihkan telinga dengan benda-benda yang lebih kecil dari jari kita atau benda dengan ujung tajam. Tisu basah dapat digunakan untuk membersihkan area luar telinga.UNSPLASH/KELLY SIKKEMA Hindari cara membersihkan telinga dengan benda-benda yang lebih kecil dari jari kita atau benda dengan ujung tajam. Tisu basah dapat digunakan untuk membersihkan area luar telinga.
Jangan membersihkan telinga dengan benda-benda yang lebih kecil dari jari kita dan jangan gunakan benda yang memiliki ujung tajam untuk membersihkan telinga.

Sebab, benda-benda tersebut dapat mencederai saluran telinga atau gendang telinga.

Laman Happy Ears Hearing Center menyarankan untuk membersihkan bagian luar telinga dengan kain atau tisu basah untuk mengangkat kotoran, keringat, dan minyak pada kulit. Tapi, jangan memasukkan benda apapun ke dalam telinga.

Bersihkan cuping telinga secara teratur. Jika memiliki tindik telinga, pertimbangkan untuk menggunakan alkohol gosok untuk membersihkan area tindik.

Telinga dapat membersihkan kotoran telinga secara sendirinya. Jika merasa mengalami penumpukan kotoran telinga yang menghalangi pendengaran, temui penyedia layanan kesehatan untuk membantu menghilangkannya. Jangan coba untuk menghilangkannya sendiri.

Baca juga: Jangan Sembarangan, Begini Cara Aman Membersihkan Telinga

2. Merawat telinga dengan menghindari suara keras

Cara nerawat telinga termasuk menghindari suara keras, seperti pesawat lepas landas.SHUTTERSTOCK Cara nerawat telinga termasuk menghindari suara keras, seperti pesawat lepas landas.
National Health Service (NHS) menganjurkan untuk sebisa mungkin menghindari suara keras sebagai cara merawat telinga. Ini adalah cara untuk mencegah gangguan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan.

Umumnya, suara yang cukup keras dapat merusak pendengaran kita jika:

  • Kita sampai harus meninggikan suara untuk berbicara dengan orang lain.
  • Kita tidak bisa mendengar yang dikatakan orang terdekat.
  • Telinga berdenging atau teredam sesudah mendengar suara keras tersebut.

Tingkat kebisingan suara diukur dalam desibel (dB). Semakin tinggi angkanya, semakin keras kebisingannya.

Suara apa pun di atas 85dB bisa berbahaya, terutama jika kita terpapar dalam waktu lama.

Sebagai gambaran, berbisik memiliki tingkat kebisingan 30dB, percakapan 60 dB, dan kebisingan lalu lintas 70-85 dB.

Mendengarkan musik menggunakan headphone dengan volume maksimal bisa berkisar 100-110 dB, sementara suara pesawat lepas landas 120 dB.

Untuk mengetahui tingkat kebisingan secara presisi, kita bisa mengunggah aplikasi di ponsel yang dapat mengukur tingkat kebisingan. Pastikan aplikasi dikalibrasi dengan benar sehingga pembacaannya lebih akurat.

Baca juga: Suara Keras Tak Cuma Rusak Pendengaran

3. Berhati-hati saat mendengarkan musik

Cara merawat telinga juga dilakukan dengan berhati-hati saat mendengarkan musik melalui headphone atau earphone.PEXELS/ANDREA PIACQUADIO Cara merawat telinga juga dilakukan dengan berhati-hati saat mendengarkan musik melalui headphone atau earphone.
Cara merawat telinga juga dilakukan dengan berhati-hati saat mendengarkan musik melalui headphone atau earphone. Ini adalah salah satu bahaya terbesar untuk pendengaran kita.

Untuk membantu mencegah kerusakan pendengaran, perhatikan hal-hal berikut:

  • Gunakan headphone atau earphone dengan peredam dan jangan menaikkan volume untuk meredam kebisingan di luar.
  • Atur tingkat volume secukupnya hingga kita bisa mendengarkan musik dengan nyaman dan jangan terlalu keras.
  • Jangan mendengarkan lagi lebih dari 60 persen volume maksimal. Beberapa gawai dapat diatur untuk membatasi volume secara otomatis.
  • Jangan gunakan headphone atau earphone dengan durasi lebih dari satu jam. Jika terpaksa lebih, ambil jeda setidaknya lima menit setiap jamnya.
  • Mengurangi volume bahkan jika hanya sedikit sudah memberikan perubahan besar terhadap risiko kerusakan pendengaran.

Baca juga: Tips Aman Mengemudi Sambil Mendengarkan Musik

4. Lindungi telinga saat hadir di acara bervolume keras

Cara merawat telinga termasuk  melindungi pendengaran selama acara musik dengan suara keras. UNSPLASH/JOSH SORENSEN Cara merawat telinga termasuk melindungi pendengaran selama acara musik dengan suara keras.
Ketika menghadiri acara yang memasang volume keras, seperti acara musik, klub, atau acara olahraga, pastikan melindungi pendengaran selama acara tersebut. Berikut langkahnya:

  • Usahakan menjauh dari sumber suara keras, seperti pengeras suara.
  • Jeda dari suara keras tersebut setidaknya setiap 15 menit.
  • Beri kesempatan telinga kita untuk pulih setelah paparan suara keras, setidaknya sekitar 18 jam.
  • Pertimbangkan menggunakan penutup telinga untuk mengurangi dampak volume suara tersebut.

Baca juga: Waspada, Gejala Gangguan Pendengaran Bisa Muncul di Usia Muda

5. Jaga telinga tetap kering

Cara merawat telinga termasuk menjaganya tetap dalam kondisi kering untuk mencegah infeksi, seperti setelah berenang.UNSPLASH/BEIAN MATANGELO Cara merawat telinga termasuk menjaganya tetap dalam kondisi kering untuk mencegah infeksi, seperti setelah berenang.
Cara merawat telinga yang tak kalah penting adalah menjaganya tetap dalam kondisi kering.

Infeksi adalah masalah kesehatan pendengaran yang umum terjadi. Kondisi tersebut biasanya terjadi ketika kita membiarkan bakteri menumpuk pada telinga yang basah. Misalnya, pada kondisi setelah berenang.

Infeksi telinga yang dialami para perenang disebut otitis eksterna.

Jadi, pastikan telinga kering setelah terkena air, terutama jika terendam di dalam air.

Risiko infeksi telinga karena faktor ini bahkan lebih tinggi di kolam dengan air alami daripada di kolam yang mengandung klorin.

Keringkan telinga bagian luar dengan lembut dengan handuk setelah berenang. Jika menemukan air di saluran telinga, miringkan kepala ke samping dan tarik cuping telinga. Cara ini akan membantu "menarik" air keluar dari telinga.

Sebagai tindakan pencegahan, pertimbangkan untuk membeli penyumbat telinga untuk perenang. Ini dapat membantu menjaga air masuk ke bagian yang lebih sensitif di telinga kita.

Baca juga: Infeksi Telinga: Gejala, Penyebab, Pencegahan, dan Cara Mengatasinya

6. Memeriksakan telinga

Memeriksakan telinga ke dokter menjadi salah satu cara merawat telinga dan mencegah terjadinya kerusakan pendengaran.PEXELS/KAROLINA GRABOWSKA Memeriksakan telinga ke dokter menjadi salah satu cara merawat telinga dan mencegah terjadinya kerusakan pendengaran.
Jika khawatir kehilangan pendengaran akibat beberapa faktor, segera periksakan telinga ke dokter. Termasuk jika menemukan benjolan tidak biasa di area luar telinga.

Semakin dini gangguan pendengaran terdeteksi, semakin dini langkah penanganan dapat diberikan.

Jika diperlukan, pertimbangkan pula untuk melakukan pemeriksaan telinga secara teratur, misalnya setahun sekali, jika berisiko lebih tinggi mengalami gangguan pendengaran akibat kebisingan. Misalnya jika berprofesi sebagai musisi atau bekerja di lingkungan yang bising.

Baca juga: 4 Gejala Awal Gangguan Pendengaran akibat Penggunaan Headset

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.