Kompas.com - 16/09/2021, 11:41 WIB
Ilustrasi makan shutterstockIlustrasi makan
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Bagi mereka yang ingin menghindari Covid-19, sering mencuci tangan dan menghindari keramaian sudah menjadi prioritas.

Namun, ada satu langkah penting untuk melindungi sistem imun tubuh yang tidak dilakukan banyak orang, yakni mengubah kebiasaan makan.

Nah, jika kita ingin melindungi kesehatan di masa pandemi ini, hindari beberapa kebiasaan makan yang dapat melemahkan sistem imun berikut ini.

1. Terlalu banyak gula

Makanan dan minuman manis bisa mendatangkan malapetaka pada kesehatan dan sistem imun tubuh kita.

"Kelebihan asupan gula dan karbohidrat sederhana dapat menurunkan fungsi sel imun dan melemahkan sistem imun,” jelas Lindsey DeSoto RDN, LD dari Fit Healthy Momma.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika kita ingin meningkatkan sistem imun tubuh dan mencegah virus, sebaiknya kurangi camilan atau makanan penutup yang terlalu manis.

Baca juga: Ketahui, Bahaya Terlalu Banyak Makanan Tinggi Gula Saat Isoman

2. Mengonsumsi alkohol

Kunci untuk menjaga sistem imun agar dapat bekerja secara efektif adalah dengan menghindari alkohol.

"Asupan alkohol lebih dari 14 minuman per minggu dapat menekan sistem imun tubuh dan dapat menyebabkan gejala yang lebih parah ketika kita sakit," jelas DeSoto.

3. Mengonsumsi makanan ringan olahan

Meskipun makanan ringan olahan seperti keripik dan kue kering mungkin terasa enak, namun ini bisa berdampak buruk pada sistem imun tubuh kita.

"Makanan olahan mengandung sodium dalam jumlah tinggi, lemak jenuh (bahkan lemak trans), dan gula," kata CEO dan pendiri Fueled by Leo, Inc., Leonila Campos, MBA, RD.

"Komponen ini dapat menyebabkan penyakit jantung dan penyakit ginjal, serta menyebabkan peradangan kronis dan membahayakan sistem kekebalan tubuh," lanjut dia.

Baca juga: Makanan Olahan Membuat Tubuh Lebih Rentan pada Virus Corona, Kok Bisa?

4. Makan makanan cepat saji

Jika kita ingin menjaga sistem imun tubuh bekerja secara efektif, kita harus berpikir dua kali sebelum memesan makanan cepat saji atau fast food.

"Makanan cepat saji tinggi lemak jenuh dan rendah lemak tak jenuh," jelas ahli gizi terdaftar, Hannah Byrne, MS, RDN.

"Asupan lemak jenuh yang tinggi dapat memicu peradangan dalam tubuh, sehingga melemahkan fungsi kekebalan tubuh," tambah dia.

Baca juga: Bahaya Junk Food yang Mengintai Kesehatan Kita

5. Terlalu banyak garam

Sebelum mengonsumsi garam, pertimbangkan risiko natrium ekstra yang dapat ditimbulkan bagi sistem imun tubuh.

"Asupan natrium yang berlebihan menyebabkan tekanan darah tinggi dan retensi cairan," kata Byrne.

"Retensi cairan menyebabkan ginjal mengeluarkan kelebihan natrium, yang kemudian dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi," ujar dia.

Baca juga: Waspadai, 4 Efek Negatif Terlalu Banyak Makan Garam

6. Tidak mengonsumsi kalori yang cukup

Bila mengonsumsi makanan yang salah dapat memiliki konsekuensi serius bagi sistem imun, makan jumlah kalori yang tidak mencukupi juga dapat memiliki efek yang sama.

"Orang yang dengan sengaja membatasi asupan makanannya atau mengalami gangguan perilaku makan atau gangguan makan lebih rentan terhadap kerusakan sistem imun."

Demikian penuturan Roxana Ehsani, MS, RD, CSSD, LDN, juru bicara media nasional untuk Academy of Nutrition and Dietetics.

"Ketika kita tidak memberi makan tubuh dengan nutrisi yang cukup setiap hari, kita tidak mendukung sistem imun yang sehat dan kuat," imbuh dia.

Baca juga: 5 Kebiasaan Makan Ini Bisa Melemahkan Sistem Imun Tubuh Lho

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Eat This
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.