Kompas.com - 16/09/2021, 14:36 WIB
Ilustrasi olahraga chin-ups. FlyMint AgencyIlustrasi olahraga chin-ups.
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Tak hanya membuat tubuh kita menjadi lebih sehat, olahraga ternyata mampu meningkatkan suasana hati, konsentrasi, dan banyak aspek fungsi otak kita.

Seorang profesor ilmu saraf dan psikologi di New York University (NYU), Wendy Suzuki, PhD, menuturkan bahwa sesi latihan yang intens di pagi hari dapat memaksimalkan fokus untuk menulis atau melakukan tugas lain.

"Saya selalu merasa lebih siap untuk mengerjakan proyek apapun setelah saya berolahraga pagi," ujar dia.

Seperti halnya dengan meditasi, melakukan olahraga aerobik secara teratur dapat memberikan efek positif yang kuat pada tingkat kecemasan dan depresi.

Sebuah studi juga menunjukkan bahwa olahraga sama efektifnya dengan salah satu antidepresan paling populer dalam mengobati gangguan depresi berat.

Sementara itu, studi lainnya melaporkan bahwa tiga bulan peningkatan latihan aerobik pada orang dewasa mampu meningkatkan volume materi putih atau struktur output dari sel-sel otak yang menyampaikan informasi ke sel-sel hilir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Olahraga telah terbukti mengurangi gejala gangguan kecemasan dan mengatasi fungsi saraf yang mendasarinya," kata Wendy.

Baca juga: Manfaat Olahraga Rutin, Bikin Bahagia hingga Menambah Daya Ingat

Bahkan, dia juga mencatat, satu sesi latihan (terutama yang berlangsung setidaknya 30 menit untuk meningkatkan detak jantung) telah terbukti dapat meningkatkan fokus dan perhatian kita.

"Saya pernah mengajar virtual sekelompok mahasiswa baru yang masuk di NYU selama 30 menit dan saya memutuskan untuk membuat pengalaman ini berkesan," terangnya.

"Saya pun meminta mereka untuk berolahraga selama 10 menit, sehingga mereka benar-benar dapat merasakan efeknya pada suasana hati dan fungsi kognitif mereka," lanjut dia.

Pada menit terakhir, Wendy mulai mengukur tingkat kecemasan sekelompok mahasiswa baru tersebut dengan meminta mereka melakukan tes kecemasan yang sangat cepat.

"Dari hasil tes itu, saya menemukan tingkat kecemasan yang tinggi dalam kelompok sebelum latihan, tetapi setelah latihan ada penurunan skor kecemasan sebesar 15 poin," ungkapnya.

"Bagi saya, hal ini menunjukkan bahwa hanya dengan berolahraga selama 10 menit saja sudah dapat memberikan kekuatan dalam hidup kita," imbuh dia.

Baca juga: Berapa Lama Harus Olahraga untuk Kurangi Efek Buruk Rebahan?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.