Kompas.com - 17/09/2021, 15:27 WIB
Ajarkan anak jadi pribadi yang mandiri dengan belajar membersihkan rumah. SHUTTERSTOCKAjarkan anak jadi pribadi yang mandiri dengan belajar membersihkan rumah.

KOMPAS.com – Sudah menjadi tugas orangtua untuk membekali anak mereka dengan berbagai skill yang diperlukan saat anak beranjak dewasa. Mulai dari cara mengambil keputusan, komunikasi, hingga sikap bertanggung jawab.

Belajar untuk bertanggung jawab memang tidak mudah. Pasalnya, bertanggung jawab atas tindakan dan kata-kata kita terkadang menimbulkan perasaan tidak nyaman, membuat banyak orangtua bingung bagaimana metode yang tepat untuk mengajarkannya.

Namun tak perlu khawatir, ada lima tips untuk mengajari anak bagaimana cara bertanggung jawab, seperti dilansir dari Moms, berikut ini.

Baca juga: Hak Anak di Rumah yang Perlu Diketahui Orangtua

1. Dimulai dari hal kecil

Sama seperti saat mengajarkan hal lain pada anak, lakukan dari langkah kecil alias “baby step” saat mengajarkan anak tentang tanggung jawab.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lakukan secara perlahan, namun sejak dini. Misalnya, saat anak bermain dengan puzzle dan mendadak ia ingin membaca sebuah buku.

Ini bisa menjadi kesempatan bagus untuk mengajari anak tanggung jawab dengen mendorongnya membereskan sesuatu terlebih dahulu sebelum memulai hal baru. Cara ini dapat membuat anak menyadari bahwa mereka harus bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukannya.

Baca juga: 5 Sikap Disiplin yang Harus Diterapkan Orangtua pada Anak

2. Konsekuensi

Meski tidak semua hal tentang tanggung jawab melibatkan kedisiplinan, tetap saja semuanya berbicara tentang konsekuensi.

Konsekuensi juga tidak selalu berarti negatif, hanya buah dari kata-kata atau perilaku. Karena itu, anak perlu memahami bahwa akan ada konsekuensi dari apa yang mereka lakukan, terlepas baik atau buruknya.

Semuanya bisa dipelajari dengan cara sederhana dan sedirinya. Misalnya, jika sedang musim hujan dan anak malas membawa payung saat keluar rumah, biarkan saja. Setelah itu, mereka akan memahami bahwa kebasahan merupakan konsekuensi alami karena malas membawa payung.

Baca juga: Anak Mengeluh Tubuhnya Gemuk, Apa yang Harus Dilakukan Orangtua?

3. Budaya tanggung jawab

Sebaiknya setiap keluarga menetapkan “budaya tanggung jawab.” Artinya, setiap orang yang tinggal di sana bertanggung jawab atas tindakan mereka.

Hal ini perlu dilakukan karena anak kecil perlu melihat anggota keluarga lain selain ibu, seperti ayah dan saudara laki-lakinya, bertanggung jawab atas kekacauan yang mereka buat.

Lalu, jika ibu atau ayah melakukan kesalahan, anak harus mendengar mereka meminta maaf dan bertanggung jawab atas kesalahan mereka.

Baca juga: 4 Kalimat yang Harus Dihindari Orangtua Saat Mendidik Anak soal Screen Time

4. Metode mengingat

Menurut A Fine Parent, mengajari anak-anak tentang rasa tanggung jawab akan melibatkan banyak pengingat.

Misalnya, jika si kecil mengambil sekotak mainannya dan akan menumpahkannya ke lantai, mungkin kita ingin berteriak "jangan", tetapi kemungkinan besar anak akan melakukannya lagi di lain hari.

Jadi, lebih baik luangkan waktu sejenak dan ingatkan anak bahwa jika mereka menumpahkan semua mainan, mereka harus mengambil semuanya.

Bersikaplah jelas dan konsisten. Lalu, jika anak benar-benar menuang semua mainannya, penting untuk memastikan mereka membereskannya sesuai kesepakatan di awal.

Baca juga: 7 Tanda Kita adalah Orangtua yang Toksik

5. Buat mereka melakukannya

Semua orangtua ingin melindungi anak mereka, sampai-sampai terkadang melakukan sesuatu yang salah, seperti meminta maaf jika anak melakukan kesalahan supaya mereka merasa nyaman. Padahal, ini tidak akan mengajari anak tentang pentingnya bertanggung jawab.

Menurut Edublox Online Tutor, penting bagi orangtua untuk membuat mereka bertanggung jawab atas pilihan mereka. Misalnya, jika anak menyakiti anak lain, mereka lah yang harus meminta maaf.

Orangtua bisa menemani anak, namun, anak lah yang harus meminta maaf pada anak yang mereka lukai. Mungkin, anak akan merasa tidak nyaman, namun itu normal dan perasaan negatif yang emreka rasakan itulah yang akan mendorong mereka untuk tidak melakukan hal buruk lagi.

Baca juga: Menulis dengan Tangan Membuat Anak Belajar Lebih Baik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Moms
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.