Kompas.com - 17/09/2021, 17:20 WIB
Ilustrasi minum air shutterstockIlustrasi minum air
|
Editor Wisnubrata

"Kebanyakan orang mengalami dehidrasi tanpa mereka sadari," kata Dr. De. "Mereka umumnya tidak minum cukup air."

Dokter De pun merekomendasikan agar kita minum setidaknya 2,5 liter air sehari. Air putih adalah pilihan paling sehat, tetapi sebagian besar minuman — termasuk kopi — juga diperhitungkan.

Meski demikian, menurut penelitian, minuman manis dan soft drink justru bisa meningkatkan risiko batu ginjal.

Beberapa jenis teh juga bukan minuman yang terbaik, tergantung pada jenis batu ginjal kita.

2. Mengonsumsi makanan kaya kalsium

Orang dengan batu kalsium oksalat sering berpikir bahwa mereka harus menghindari produk susu.  

Namun, Dr De mengungkapkan bahwa mereka justru membutuhkan kalsium dalam diet untuk mendukung tulang dan otot yang kuat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang menyebabkan masalah adalah jika kita mengonsumsi suplemen kalsium dalam jumlah besar," ujarnya.

Oleh sebab itu, cobalah untuk memenuhi kebutuhan kalsium melalui makanan daripada suplemen, kecuali dokter menyarankan sebaliknya.

Baca juga: Orang dengan Batu Ginjal Berisiko Alami Osteoporosis, Benarkah?

3. Kurangi asupan garam

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.