Kompas.com - 18/09/2021, 20:20 WIB
Ilustrasi tidur, jam tidur, siklus tidur, jam tubuh ritme sirkadian mengatur siklus tidur manusia. shutterstockIlustrasi tidur, jam tidur, siklus tidur, jam tubuh ritme sirkadian mengatur siklus tidur manusia.
|
Editor Wisnubrata

6. Jangan mengonsumsi alkohol atau kafein sebelum tidur

Tentu, satu atau dua gelas alkohol mungkin memberi kita rasa kantuk yang menenangkan, tetapi begitu efeknya hilang, kita mungkin terbangun dengan keringat, sakit kepala, atau keinginan untuk buang air kecil.

Alkohol memang membantu mendorong mekanisme yang membuat kita mengantuk pada awalnya.

Tetapi, ini biasanya tidak bertahan lama dan dapat mengganggu tidur REM, serta kemampuan kita untuk tetap tidur sepanjang malam.

"Cobalah untuk berhenti minum tiga jam sebelum tidur," ujar Breus.

"Dengan cara itu, alkohol bisa ke luar dari sistem dan tidak akan memengaruhi kualitas tidur kita," tambah dia.

Di sisi lain, kopi, cokelat, teh tertentu, dan soft drink juga merupakan stimulan yang dapat bertahan di sistem tubuh kita hingga delapan jam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi, bahkan ketika kita mengonsumsi minuman berkafein di sore hari, itu dapat berkontribusi pada kesulitan kita untuk tidur di malam hari.

7. Jangan berbaring di tempat tidur jika tidak bisa tidur

Ini adalah aturan rumit yang berakar pada psikologi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.