Kompas.com - 20/09/2021, 10:54 WIB
Ghosting berkaitan dengan gaya keterikatan penghindaran, yaitu kecenderungan untuk menghindari kedekatan emosional dalam hubungan. PEXELS/KATARINA HOLMESGhosting berkaitan dengan gaya keterikatan penghindaran, yaitu kecenderungan untuk menghindari kedekatan emosional dalam hubungan.
  • Menghindari konflik

Secara alami, terganggunya hubungan sosial dalam bentuk apa pun, baik atau buruk, dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang.

Akibatnya, seseorang mungkin merasa lebih nyaman dengan tidak pernah bertemu seseorang lagi daripada menghadapi potensi konflik atau penolakan yang mungkin didapatkannya selama memutuskan relasi asmara dengan.

  • Kurangnya konsekuensi

Dalam konteks relasi asmara bersama orang baru, alasan mengapa seseorang melakukan ghosting juga bisa karena kurangnya konsekuensi.

Jika baru bertemu seseorang, kita mungkin merasa tidak ada yang dipertaruhkan karena mungkin tidak punya teman satu lingkungan atau memiliki banyak kesamaan.

Sehingga, orang-orang tersebut berpikir, mungkin tidak akan menjadi masalah besar jika mereka pergi begitu saja.

  • Merawat diri

Jika suatu hubungan memiliki efek negatif pada kualitas hidup seseorang, memutuskan kontak terkadang juga bisa jadi merupakan cara untuk mencari kesejahteraan diri sendiri tanpa merasakan dampak putus cinta atau perpisahan.

Baca juga: 6 Tips Atasi Depresi akibat Putus Cinta

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Siapa orang yang cenderung melakukan ghosting?

Ghosting berkaitan dengan gaya keterikatan penghindaran, yaitu kecenderungan untuk menghindari kedekatan emosional dalam hubungan.

"Orang-orang yang tidak suka memiliki kedekatan emosional lebih cenderung menjadi pelaku ghosting," kata Associate professor psikologi dari Winthrop University, Tara Collins, seperti dilansir Live Science.

Namun, ada banyak faktor dan ciri kepribadian yang membuat seseorang lebih mungkin menjadi pelaku ghosting.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.