Kompas.com - 20/09/2021, 12:43 WIB
Ikan tuna tinggi akan vitamin A dan bisa membantu kita menjaga daya tahan tubuh. PIXABAY/YUNA KIMIkan tuna tinggi akan vitamin A dan bisa membantu kita menjaga daya tahan tubuh.

 

2. Ikan berlemak

Beberapa ikan tertentu, termasuk salmon dan tuna, yang mengandung lemak baik seperti asam lemak omega-3 dapat meningkatkan fungsi otak.

Ahli gizi dan pemilik Eatrightfitness, Roger E. Adams menjelaskan, ikan berlemak ini juga dapat meningkatkan fleksibilitas arteri dan menurunkan kolesterol.

"Terlebih lagi, ikan kaya omega-3 sangat dikaitkan dengan penurunan kadar beta-amiloid dalam darah atau protein yang membentuk gumpalan yang merusak di otak orang dengan penyakit alzheimer," tambah dia.

Saat memilih varietas ikan, Adams juga merekomendasikan untuk memilih jenis yang bersumber secara bertanggung jawab, dan mengandung kadar merkuri terendah yakni salmon, tuna, atau ikan cod.

3. Kenari

Begitu banyak kacang yang baik untuk kesehatan, tetapi kenari, khususnya, kaya akan senyawa lemak omega-3 yang disebut asam alfa-linolenat (ALA).

Baca juga: Hasil Studi Ungkap Kacang Kenari Bantu Redakan Stres

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition, Health and Aging, senyawa ini mengarah pada peningkatan kinerja kognitif.

"ALA dan asam lemak omega-3 lainnya juga terkait dengan tekanan darah yang lebih rendah dan arteri yang lebih bersih yang berguna bagi kesehatan jantung dan otak," kata Adams.

4. Kopi

Jika kita suka minum secangkir kopi (atau beberapa) setiap pagi, maka kita telah memberikan sesuatu yang dibutuhkan oleh otak.

Penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition menemukan, peningkatan konsumsi kafein menghasilkan fungsi mental yang lebih tinggi.

Literatur lain dalam Journal of Alzheimer's Disease juga menunjukkan minum kopi sebagai metode untuk mengurangi risiko alzheimer.

5. Cokelat hitam

Cokelat hitam atau dark chocolate memang baik untuk otak kita karena mengandung lebih banyak kakao dan flavonoid.

Baca juga: Bedanya Cokelat Hitam, Cokelat Susu, dan Cokelat Putih

"Flavonoid dan kakao dapat merangsang aliran darah, serta mendorong pertumbuhan pembuluh darah di bagian otak yang terlibat dalam memori dan pembelajaran."

Demikian penjelasan ahli saraf di New Jersey Brain and Spine Center, Elana Clar.

Mengonsumsi sekotak cokelat hitam sehari adalah rekomendasi penyajian yang baik untuk mendapatkan manfaat fungsi otak dari camilan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.