Kompas.com - 21/09/2021, 15:58 WIB
C.T. Fletcher tetap bugar dan berotot di usia 62 tahun Erica Schultz VIA Muscleandfitness.comC.T. Fletcher tetap bugar dan berotot di usia 62 tahun

"Bangun dan lakukan sesuatu. Apa pun yang harus dilakukan, lakukanlah. Jika tidak, kita hanya akan terus mencari alasan untuk tidak bergerak," ungkap dia.

Baca juga: Kisah Nenek 74 Tahun, Rajin Nge-gym dan Punya Badan Berotot

Dia mengatakan, semua alasan itu akan menumpuk dan setelah habis, kita hanya akan mendapati diri merasa tertekan karena sudah lama tidak bergerak.

Diet dan rejimen pelatihan berubah

Fletcher mengungkapkan, dia mulai mengalami masalah jantung pada awal tahun 2000-an dan menjalani operasi jantung terbuka pada tahun 2005.

"Orang-orang di keluarga saya seperti ibu dan saudara laki-laki saya memiliki riwayat masalah jantung," kata dia.

"Jadi, setelah tahun 2005, rejimen pelatihan saya sangat berbeda. Saya beralih dari beban yang sangat berat ke repetisi yang sangat tinggi," lanjut dia.

Dengan perubahan diet dan rejimen pelatihan, berat badan dia pun turun hingga mencapai 99 kilogram.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita harus berevolusi seiring bertambahnya usia, dan saya senang masih melakukan latihan kekuatan di usia yang sekarang," tutur dia.

Rekomendasi latihan

"Sekali waktu, saya mungkin mengatakan kepada orang-orang dari segala usia untuk melakukan bench press," ujar dia.

"Tetapi, mereka juga bisa memulai latihan dengan push-up dan sit-up. Lakukan mana yang sesuai dan cocok dengan kita," tambah dia.

Baca juga: Transformasi Tubuh Berotot dalam 6 Minggu Ala Jonny Cruz, Mau Tiru?

Namun, seiring bertambahnya usia, kita perlu memasukkan sebanyak mungkin aktivitas fisik di luar gym, misalnya jalan kaki dan gerakan umum ke dalam latihan, semampu kita.

"Saya dulu benci berjalan kaki dan akan berusaha keras untuk menghindarinya," ungkap Fletcher.

"Tapi, itu bukan sikap yang benar, dan bukan sikap yang akan membawa kita ke hidup yang lebih sehat dan lebih lama," imbuh dia.

Setelah melakukan beberapa kali operasi dan masih hidup berkat prosedur transplantasi jantung, Fletcher mulai menghargai kualitas hidup dengan menambahkan jalan kaki sebagai aktivitas fisiknya di luar gym.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.