Kompas.com - 22/09/2021, 15:26 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

Penyebab paling umum untuk bradikardia adalah kerusakan pada alat pacu jantung alami atau simpul sinus.

Simpul sinus akan mengontrol seberapa cepat ruang jantung atas dan bawah memompa darah ke seluruh tubuh.

Jika mengalami kerusakan, maka terjadilah malfungsi jantung, di mana jantung tidak dapat bekerja sesuai fungsinya.

Baca juga: Jantung Berdebar Ketika Bangun Tidur, Apa Sebabnya?

• AV block

Penyebab lain bradikardia adalah blok atrioventrikular (AV Block), di mana bilik atas dan bawah tidak berkomunikasi dengan baik, akibatnya detak jantung menurun.

"Ini seperti memiliki kabel listrik virtual di dalam jantung yang bisa memburuk seiring bertambahnya usia," kata Baez-Escudero.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Obat-obatan umum yang digunakan pada populasi yang lebih tua juga sering membuat bradikardia lebih signifikan," lanjut dia.

• Pertambahan usia

Usia adalah faktor risiko paling umum terjadinya bradikardia. Kondisi ini paling sering terjadi pada pria dan wanita di atas usia 65 tahun.

• Memiliki penyakit atau kondisi tertentu

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.