Kompas.com - 23/09/2021, 08:50 WIB
Ilustrasi orangtua mengekang anak. SHUTTERSTOCKIlustrasi orangtua mengekang anak.
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com – Saat menginjak usia remaja, tak jarang mood anak pun naik-turun. Terkadang ia terlihat bahagia, lalu beberapa saat kemudian, ia sangat marah hingga membanting pintu.

Memang, tak aneh jika anak remaja mengalami meltdown. Banyak hal yang bisa menjadi penyebabnya, seperti pubertas, stres karena nilai yang buruk, atau mengalami masalah dengan teman-teman mereka.

Di saat inilah, orangtua perlu membantu anak dalam menghadapi meltdown yang dialaminya.

Namun, orangtua pun perlu berhati-hati saat menangani anak remaja yang tengah meltdown. Sebab, meski terdapat solusi yang tepat dalam menanganinya, ada beberapa hal yang bisa memperparah meltdown anak.

Baca juga: Anak Pra-Remaja Memberontak, Apa yang Harus Dilakukan?

Berikut ini, ada tiga hal yang tidak boleh dilakukan dan yang bisa dilakukan orangtua saat anak meltdown.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal yang tidak boleh dilakukan saat remaja meltdown

Jangan marah pada anak

Marah, menghina, atau mengejek anak remaja saat ia merasa emosi hanya akan membuat masalah semakin parah.

Beberapa kalimat teguran, atau meminta agar mereka “bersikap dewasa” akan melukai hati anak dan memperparah meltdown. Ingat, meski merasa kesal, jangan pernah membuat anak semakin sakit hati.

Baca juga: 7 Tanda Anak Remaja Sedang Mencari Jati Diri

Memperparah masalah atau mengancam

Orangtua cenderung mengeluarkan ancaman atau memberikan ultimatum dengan harapan anak akan tenang. Meski kadang berhasil, itu bukan strategi terbaik untuk digunakan ketika anak remaja mengalami meltdown.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.