Kompas.com - 23/09/2021, 10:08 WIB
Keheningan mengantar pemenuhuan diri. ShutterstockKeheningan mengantar pemenuhuan diri.

Meski para peneliti telah memilih genre yang sesuai dengan kebiasaan mendengarkan peserta, sejauh ini hanya nada band gamma auditori 40-Hz dan piano sonata K 448 Mozart yang diamati efektif dalam mengurangi pelepasan epileptiform interiktal.

Baca juga: Sering Dialami Anak, Berikut Penyebab Epilepsi

Mereka juga menemukan bahwa pengurangan epilepsi paling menonjol di korteks frontal kiri dan kanan di otak — yang diketahui mengendalikan emosi — terjadi setelah peserta mendengarkan sekitar 30 detik musik klasik Mozart.

"Lagu sonata Mozart memiliki ritme 16 nada berulang yang relatif konstan (sekitar 128 ketukan per menit dalam rekaman yang digunakan) yang dapat membangkitkan entrainment saraf," terangnya.

Mendengar sonata klasik juga melibatkan sirkuit otak untuk fungsi perhatian dan emosional.

Untuk alasan ini, pengobatan gangguan otak melalui musik dinilai lebih efektif.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 12 Manfaat Menyenangkan Jadi Pencinta Musik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.