Kompas.com - 24/09/2021, 06:00 WIB
Casio G-Shock Mudmaster GWG-2000 Casio G-Shock Mudmaster GWG-2000

KOMPAS.com - Casio -perusahaan elektronik dan pembuat jam tangan asal Jepang, resmi mengumumkan kabar peluncuran G-Shock Mudmaster GWG-2000, di Indonesia.

Arloji ini akan dipasarkan mulai bulan November mendatang, di seluruh store G-Shock di Tanah Air.

Alvin Harirahardjo, Head Casio Division, PT Gilang Agung Persada -distributor resmi G-Shock- menerangkan, Mudmaster GWG-2000 akan masuk ke pasar Indonesia dengan harga sekitar Rp 14 juta-an.

Alvin menuturkan informasi ini dalam acara online exhibition Casio GWG-2000 yang dihelat pada Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Lebih Kuat, G-Shock Mudmaster Berbahan Forged Carbon

"Konsumen bisa mencari di 28 store G-Shock di Indonesia, seperti di Central Park, Grand Indonesia, Summarecon Mall Bekasi, Kelapa Gading, dan banyak lagi," kata dia.

Alvin meyakini, Mudmaster GWG-2000 dapat melanjutkan kesuksesan dari seri sejenis sebelumnya, GWG-1000, yang diluncurkan Casio beberapa tahun lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sejak beberapa tahun lalu seri Mudmaster sangat digemari, termasuk GWG-1000," kata Alvin.

"Mulai yang model warna hitam dan hijau navy di pasaran sold out. Sampai akhirnya GWG-1000 discontinued dan muncul GWG-2000."

"Saya yakin GWG-2000 ini Mudmaster yang bakalan dicari sama G-Shock loyalist," sambung dia.

Mudmaster GWG-2000 terbilang memiliki harga yang "wah" dibandingkan kebanyakan kreasi lain G-Shock. Apa alasannya?

Menggunakan forged carbon

Casio G-Shock Mudmaster GWG-2000 Casio G-Shock Mudmaster GWG-2000
G-Shock Mudmaster GWG-2000 diklaim sebagai arloji G-Shock pertama yang dibuat dari karbon tempa (forged carbon).

Karbon tempa adalah partikel serat karbon yang dipadankan dengan resin dan ditekan pada panas dan tekanan tinggi, dan biasanya digunakan untuk bodi pesawat terbang dan mobil balap.

Baca juga: Jam Tangan Analog G-Shock, Kini Dilapisi Material Logam

Proses tersebut menjadikan bahan karbon tempa ini memiliki bobot yang lebih ringan, sekaligus lebih kuat dibandingkan baja tahan karat (stainless steel).

Material campuran serat karbon dan resin dapat dilihat di bagian tengah cangkang arloji, termasuk lug dan guard claw yang berfungsi melindungi bezel serta crown atau kenop pemutar.

Secara keseluruhan, GWG-2000 memiliki ukuran sekitar 1,9 milimeter lebih ramping dibandingkan Mudmaster GWG-1000 terdahulu.

Tombol Mud Resist di sekeliling cangkang dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga tombol tersebut memiliki ketahanan lebih baik terhadap debu dan lumpur.

Di samping mengutamakan ketangguhan, G-Shock Mudmaster GWG-2000 juga dibekali sejumlah fitur standar lain.

Mulai dari penunjuk waktu dengan gelombang radio yang menyesuaikan dengan waktu di kota-kota dunia, stopwatch, countdown timer, dan lima alarm.

Tidak ketinggalan, fitur lain berupa barometer, altimeter, dan kompas digital.

Mahal, tapi bukan produk flagship

G-Shock GWG-2000 G-Shock GWG-2000
Kendati memiliki banderol harga mencapai Rp 14 juta, G-Shock Mudmaster GWG-2000 bukanlah produk flagship, kata Alvin.

"Kalau dibilang flagship sih enggak ya. Ini (Mudmaster GWG-2000) masuknya kelas menengah," tutur dia.

"Produk flagship G-Shock biasanya yang di kelas 60-100 jutaan."

Baca juga: Nyentrik-nya Kid Cudi di Met Gala, Kalung Rp 14,2 M dan G-Shock Murah

"Kebanyakan jam tangan yang ada di kelas menengah adalah jam tangan lifestyle atau gaya hidup," tutur dia lagi.

"Tapi untuk market di antara Rp 5-15 juta, saya jamin G-Shock high-end sudah punya mind positioning nomor satu di Indonesia sebagai jam tangan sporty yang tough."

Menyoal target pasar yang disasar, Alvin mengaku jam tangan ini diciptakan bagi mereka yang mencari tampilan tangguh ketimbang mengutamakan kecanggihan teknologi.

"Ketika orang membeli Mudmaster, mereka mencari looks atau tampilan. Konsumen Mudmaster adalah orang-orang yang ingin kelihatan tough, rugged, tidak menye-menye," tegas Alvin.

Hanya akan masuk 100an unit

G-Shock GWG-2000 G-Shock GWG-2000
G-Shock Mudmaster GWG-2000 dirilis dalam tiga corak warna, yaitu abu-abu monokrom, khaki, atau sand beige.

Sayangnya, menurut Alvin, hanya sekitar 100an unit GWG-2000 yang akan diedarkan di Indonesia, untuk tahap pertama November nanti.

Baca juga: Lebih Ringan, Dua Jam Tangan G-Shock Berbahan Karbon

"Jumlah unit terus terang gak banyak. Kita berhasil mengamankan sekitar 100 pieces untuk pasar Indonesia," sebut dia.

"Menurut saya, dengan jumlah 100 pieces, tidak ada sebulan bakalan habis," sebut dia.

"Tetapi setiap bulannya kita akan mencoba memenuhi demand pelanggan," sambung Alvin.

"Kita pastikan kita akan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan di Indonesia," tandas dia lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.