Kompas.com - 26/09/2021, 16:30 WIB
Bunga Osmanthus dari China Bunga Osmanthus dari China
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - “ From the moon of Guilin to the sun of Provence.” Itulah gambaran wewangian baru L'Occitane yang merupakan gabungan aroma dari timur dan barat.

Ya, brand skincare asal Provence yang biasanya menciptakan produk dengan aroma bunga dan tanaman dari Perancis Selatan tersebut kali ini merilis sesuatu yang berbeda: Osmanthus Collection.

Osmanthus adalah tanaman berbunga yang termasuk dalam keluarga Oleaceae. Tanaman ini berasal dari Asia timur, yakni Tiongkok, Jepang, Korea, Indochina, Himalaya, dan lainnya.

Di Tiongkok, bunga osmanthus kerap dicampur dengan daun teh hitam atau teh hijau di buat menjadi "teh osmanthus" (guihuacha).

Teh ini disebut bisa mencerahkan kulit dan membantu membersihkan tubuh dari kelebihan nitrogen monoksida, senyawa yang dikaitkan dengan pembentukan kanker, diabetes, dan penyakit ginjal.

L'Occitane Osmanthus EDT L'Occitane Osmanthus EDT
Tapi bukan hanya itu. Bunga Osmanthus ternyata memiliki aroma khas di musim semi sehingga sering digunakan sebagai bahan wewangian.

Uniknya bunga ini juga mekar di musim gugur dan melepaskan aromanya pada saat kebanyakan bunga lainnya sudah pudar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bunga Osmanthus kuning dari Guilin, China, terkenal berkat keseimbangan aromanya antara bunga dan buah, dengan wangi semerbak yang membuat rileks, menjadikannya sangat berharga sebagai bahan parfum.

Nah, L'Occitane Osmanthus adalah kreasi dari dua pembuat parfum terkenal dari Perancis, Marypierre Julien dan Michael Girard. Keduanya telah menciptakan banyak wewangian untuk berbagai merek mewah.

"Ketika mencium aromanya, saya merasakan sensasi sinar bulan yang damai. Aroma Osmanthus memberi pesona dan keanggunan alami lewat keharumannya. Ini adalah perpaduan aroma kebahagiaan dan kedamaian," ujar Marypierre Julien.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.