Kompas.com - 28/09/2021, 10:51 WIB
Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi (Kak Seto) KOMPAS.COM/A. FAIZALKetua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi (Kak Seto)

KOMPAS.com - Setiap anak terlahir dengan potensi masing-masing di dalam diri mereka. Ada yang sangat baik dalam hal akademik, ada pun non akademik.

Namun, untuk mendorong potensi ini dapat semakin berkembang, orangtua perlu menanamkan pentingnya kekuatan dalam diri anak-anak mereka (inner strength).

Inner strength tercermin melalui karakter anak-anak seperti keberanian, rasa percaya diri, baik hati, dan tangguh.

Semuanya sangat berperan penting dalam mengembangkan potensi diri anak.

Baca juga: Membantu Meningkatkan Potensi Anak yang Lambat Belajar

Psikolog anak dan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi pun mengatakan, karakter anak sangat menentukan keberhasilan mereka dalam mengembangkan potensi.

"Inner strength yang membentuk karakter anak itu ada banyak wujudnya. Masing-masing dapat mendorong potensi anak-anak, tidak hanya dalam aspek akademik saja."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Demikian dikataan Seto Mulyadi dalam acara virtual-diskusi panel Biskuat #GenerasiTiger, Senin (27/9/2021) kemarin.

"Oleh sebab itu, dalam mendidik anak kita tidak boleh hanya mengisi kepala mereka dengan hafalan saja, tetapi juga memberikan dukungan dalam membangun inner strength yang dimiliki," lanjut dia.

Sementara itu, Ketua Pengurus Besar PGRI sekaligus Ketua PGRI Smart Learning and Character Center, Richardus Eko Indrajit, menyebut semua pendidikan dasar anak dimulai dari lingkungan keluarga.

Maka, tidak heran jika pengembangan karakter anak sejak dini dipengaruhi oleh bagaimana karakter orangtua yang terlihat dalam aktivitas sehari-hari di rumah.

"Membangun inner strength itu adalah tugas utama bagi orangtua," kata dia.

"Kemudian para guru di sekolah hanya akan memperkuatnya agar anak-anak semakin percaya diri menemukan potensi mereka," sambung dia.

Baca juga: Mari Asah 5 Potensi Anak Sejak Dini

Eko juga menambahkan, melalui pendidikan karakter yang dilakukan dalam ruang lingkup sekolah, para guru senantiasa mendorong anak didiknya untuk menjadi pribadi yang berkarakter.

"Hal ini diimplementasikan oleh para guru saat berinteraksi dengan anak didik, sehingga mereka dapat terus menggali kekuatan dari dalam," kata dia.

Gerakan inisiatif biskuat

Memahami hal tersebut, Biskuat menginisiasi Gerakan Inisiatif Biskuat #GenerasiTiger yang bertujuan untuk mendorong orangtua memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan inner strength anak-anak.

Baca juga: Potensi Anak di Balik Momen Tumbuh Kembang

"Biskuat mengajak masyarakat Indonesia, khususnya para orangtua untuk menciptakan Generasi Tiger Indonesia."

"Yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, nilai akademis, perolehan medali dalam kompetisi tetapi juga inner strength sesungguhnya."

Demikian penuturan Head of Marketing Mondelez Indonesia, Maggie Effendy.

Orangtua dapat ikut berpartisipasi dalam gerakan ini dengan menandatangani Komitmen Bersama Biskuat #GenerasiTiger.

Komitmen tersebut dapat diakses melalui www.generasitiger.com mulai dari 21 September-13 November 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.