KOMPAS.com - Serial Netflix asal Korea Selatan, Squid Game belakangan ramai dibicarakan publik karena meraih penonton dalam jumlah fantastis di seluruh dunia.
Kesuksesan tayangan ini sekaligus mendongkrak popularitas para aktor yang tergabung dalam serial sembilan episode ini. Namun ketenaran itu rupanya berdampak buruk pada seorang pria berusia 40-an yang merupakan warga Provinsi Gyeonggi.
Pria yang enggan disebutkan namanya itu adalah pemiliki nomor telepon yang ditampilkan dalam salah satu adegan kunci di Squid Game.
Adegan yang dimaksud yakni ketika tokoh pria misterius, diperankan oleh Gong Yoo, memberikan kartu nama berisi nomor telepon delapan digit kepada sejumlah orang yang didatanginya.
Sepertinya banyak penonton yang penasaran sehingga langsung menelepon atau mengirim pesan ke nomor tersebut.
Baca juga: CEO Netflix: Squid Game Pasti Jadi Serial Terpopuler di Dunia
Akibatnya, pria pemilik nomor tersebut mengaku terganggu karena telepon maupun pesan masuk bertubi-tubi, baik siang maupun malam tanpa mengenal jam.
Dikutip dari laman South China Morning Post, pria itu menyebut mendapatkan setidaknya 4.000 panggilan telepon dalam sehari. Belum lagi pesan teks maupun gambar yang dikirimkan kepadanya lewat nomor tersebut.
Karena tak paham dengan popularitas drama survival itu, ia mengira telepon tersebut merupakan panggulan spam. Belakangan, salah satu penelepon menjelaskan duduk perkaranya sehingga ia akhirnya memahami penyebabnya.
Pemilik nomor tersebut mengaku tidak bisa semudah itu mengganti nomornya katena telah dipakai selama 10 tahun belakangan termasuk dalam berbisnis. Istri pria tersebut juga merasa terganggu karena nomornya mirip dan hanya berbeda pada digit terakhir.
Karena stres akibat gangguan tersebut, ia terpaksa mengkonsumsi obat tidur agar bisa membantunya beristirahat di malam hari.
Baca juga: Takjub, Lee Jung Jae dan Para Pemeran Sebut Lokasi Syuting Squid Game Terasa Seperti Mimpi
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.