Kompas.com - 30/09/2021, 20:21 WIB
Ada beberapa cara menenangkan pikiran yang mungkin dapat membantu Anda mengusir rasa cemas, marah atau stres. UNSPLASH/ENGIN AKYURTAda beberapa cara menenangkan pikiran yang mungkin dapat membantu Anda mengusir rasa cemas, marah atau stres.

KOMPAS.com - Banyak dari kita yang mencari cara menenangkan pikiran saat mengalami emosi seperti kecemasan, kemarahan, atau stres. Sayangnya, menenangkan pikiran bukanlah hal yang mudah ketika kita menghadapi situasi tersebut.

Itulah mengapa, penting untuk menyusun strategi relaksasi sebagai bagian dari cara menenangkan pikiran.

Menurut University of Michigan Health, relaksasi bisa membantu menenangkan pikiran sehingga membuat kita merasa lebih damai dan tenang.

Tubuh kita juga akan bereaksi ketika melakukan reaksi. Misalnya, ketegangan otot-otot akan berkurang dan lebih fleksibel.

Ada beberapa cara menenangkan pikiran yang mungkin dapat membantu Anda mengusir rasa cemas, marah atau stres.

Efektivitas cara menenangkan pikiran bisa berbeda-beda pada setiap orang. Mencoba masing-masing cara relaksasi bisa membantu menemukan strategi paling tepat untuk mengatasi masalah Anda.

Baca juga: Pahami, Dampak Stres terhadap Kondisi Kulit

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cara menenangkan pikiran

Berikut beberapa cara menenangkan pikiran yang dapat dipraktikkan ketika merasakan kecemasan, marah atau emosi negatif lainnya:

1. Mengelola pernapasan

Mengelola pernapasan adalah salah satu cara menenangkan pikiran yang paling efektif untuk mengurangi amarah dan kecemasan dengan cepat.PEXELS/KELVIN VALERIO Mengelola pernapasan adalah salah satu cara menenangkan pikiran yang paling efektif untuk mengurangi amarah dan kecemasan dengan cepat.
Menurut terapis dari Delphi Behavioral Health, Scott Dehorty, LCSW-C, seperti dilansir Healthline, mengelola pernapasan adalah salah satu cara menenangkan pikiran yang paling efektif untuk mengurangi amarah dan kecemasan dengan cepat.

Ketika sedang marah atau cemas, kita cenderung mengambil napas cepat dan pendek. Kondisi tersebut mengirim sinyal ke otak kita, menyebabkan umpan balik positif yang memperkuat respons "flight-or-fight (melawan atau lari)".

Itulah mengapa, mengambil napas panjang dan dalam dapat menjadi cara menenangkan pikiran dengan mengganggu respons tersebut.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.