Kompas.com - 01/10/2021, 14:45 WIB
Ilustrasi anak bermain di pantai. KOMPAS.com/ALBERTUS ADITIlustrasi anak bermain di pantai.
|
Editor Wisnubrata

Tetapkan batasan yang jelas pada waktu screen time anak.

Jika anak kita memiliki smartphone, batasi aksesnya saat kita sedang melakukan aktivitas keluarga, mengendarai mobil, atau saat mereka bermain di luar.

Dan tetapkan pedoman yang jelas tentang berapa banyak waktu yang bisa dihabiskan untuk menonton TV dan menggunakan komputer.

Baca juga: Kurangi Screen Time Terbukti Tingkatkan Kesehatan Mental Anak

3. Mencontohkan rasa syukur

Memasukkan rasa syukur ke dalam kehidupan sehari-hari kita dapat membantu anak-anak menjadi orang yang lebih bahagia dan lebih sehat.

Tetapi, perlu diingat bahwa ada perbedaan besar antara memaksakan "terima kasih" dan sungguh-sungguh bersyukur.

Sebuah studi tahun 2012 tentang rasa syukur menemukan bahwa orang yang bersyukur menikmati hubungan yang lebih baik dan itu bisa menjadi kunci untuk menjalani kehidupan yang lebih bahagia.

Salah satu cara terbaik untuk membantu anak-anak menjadi benar-benar bersyukur adalah dengan mencontohkan rasa syukur.

Jadikan kebiasaan keluarga untuk membicarakan hal-hal yang kita rasa syukuri, baik saat makan bersama maupun sebelum tidur.

Ini akan membantu anak-anak belajar mencari hal-hal yang dapat mereka syukuri dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.