Kompas.com - 03/10/2021, 12:40 WIB

KOMPAS.com - Mencegah lebih baik dari pada mengobati, pesan ini sudah sering kita dengar tetapi jarang dilakukan. Terkait dengan penyakit jantung, jangan abai memperhatikan kesehatannya dengan cara rutin melakukan pemeriksaan.

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian utama di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar Indonesia tahun 2018 menyebut, sedikitnya 15 dari 1000 orang di Indonesia menderita penyakit jantung. Bahkan, 1 dari 10 orang Indonesia meninggal karena penyakit ini.

Jika dulu penyakit jantung menyerang kelompok usia lanjut, kini penyakit ini mengancam orang berusia produktif (15-64 tahun).

Penyebab utama penyakit ini banyak diderita orang muda adalah karena gaya hidup yang tidak sehat. Mulai dari makan makanan yang tidak sehat, minum alkohol, merokok, kurang aktivitas fisik hingga depresi.

Baca juga: Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Jantung

Berdasarkan penelitian dari University of London dan Radcliffe Department of Medicine University of Oxford, orang dengan struktur dan fungsi jantung yang lebih sehat ternyata memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik. Termasuk peningkatan kapasitas untuk memecahkan masalah logika dan waktu reaksi yang lebih cepat.

Untuk itu, jangan hanya mengunjungi dokter ketika sudah ada keluhan atau bahkan terlanjur sakit. Melakukan pemeriksaan kesehatan (medical check up) rutin termasuk dalam perawatan kesehatan preventif.

Pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi dini penyakit jantung mencakup pemeriksaan tekanan darah, indeks massa tubuh, cek kadar kolesterol, gula darah, hingga ketahanan fisik.

Managing Director Good Doctor Technology Indonesia, Danu Wicaksana, mengatakan, sebelumnya orang berkonsultasi di aplikasi Good Doctor hanya ketika mereka sakit atau muncul gejala mengkhawatirkan.

“Namun, tren ini tampaknya berubah dengan peningkatan sekitar 10 kali lipat dalam jenis obrolan pendidikan dalam 3 bulan terakhir tahun 2021” kata Danu dalam siaran pers.

Baca juga: Tips Konsultasi Dokter via Online agar Tetap Efektif

Melihat perkembangan tersebut, GDTI meningkatkan relevansi layanan kesehatan digital dengan meluncurkan “Super Warrior Program” untuk AXA Financial Indonesia. Program kesehatan ini dirancang khusus untuk memenuhi prioritas kesehatan para karyawan dan pemegang polis mereka.

“Super Warrior adalah fitur manajemen kesehatan lengkap yang mencakup aspek kesehatan fisik dan mental. Mulai dari edukasi berbagai topik kesehatan melalui webinar, penerapan pola hidup sehat, pengobatan hingga pengantaran obat ke rumah,” kata Danu.

Dengan mendapatkan informasi yang lengkap seputar pencegahan penyakit dan pentingnya pemeriksaan, maka masyarakat telah mengambil langkah penting untuk mencapai hidup yang sehat dan lebih lama.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.