Kompas.com - 07/10/2021, 11:08 WIB

Kita bisa melakukan jalan cepat, jalan menanjak, bersepeda, atau berenang.

Baca juga: 7 Jenis Olahraga Kardio yang Bisa Dilakukan di Rumah

5. Menggunakan masker wajah

Bersamaan dengan olahraga dan mengurangi asupan kalori, beberapa masker wajah juga bisa membantu mengencangkan kulit dan mengurangi tampKilan lemak di leher.

Menurut Medical News Today, masker gliserin dan masker kopi atau masker teh hijau dapat membantu melengkapi cara menghilangkan lemak di leher lainnya.

Menggunakan masker putih telur, madu, dan jus lemon setiap hari juga disebut dapat memberikan pengurangan lemak di sekitar dagu pada sebagian orang.

Baca juga: 6 Manfaat Masker Kopi untuk Kulit Wajah, Sayang Dilewatkan

Cara menghilangkan lemak di leher dengan prosedur invasif

Beberapa orang memilih cara menghilangkan lemak di leher dengan prosedur invasif, yang dilakukan oleh profesional.UNSPLASH/EHIMETALOR AKHERE UNUABONA Beberapa orang memilih cara menghilangkan lemak di leher dengan prosedur invasif, yang dilakukan oleh profesional.
Beberapa orang memilih cara menghilangkan lemak di leher dengan prosedur invasif, yang dilakukan oleh profesional.

Ada tiga prosedur utama untuk menghilangkan lemak di leher, yakni:

  • Mesoterapi: melibatkan penyuntikan senyawa ke dalam dagu untuk melarutkan lemak. Prosesnya dapat memakan waktu hingga enam bulan dan mungkin memerlukan lebih dari 100 suntikan pada beberapa orang. Jika dilakukan dengan tidak tepat, prosedur ini dapat menyebabkan kerusakan saraf.
  • Liposculpting: merawat dagu ganda dengan menghilangkan lemak melalui suction atau laser. Prosedur ini hanya akan menghilangkan lemak, bukan menambah elastisitas kulit.
  • Kybella: obat ini disetujui oleh Obat Pengaeas Obat dan Makanan AS (FDA). Perawatan tunggal melibatkan hingga 50 suntikan obat ke dalam jaringan lemak. Seseorang mungkin perlu melakukan hingga enam perawatan individu, yang harus dilakukan setiap bulan.

Prosedur invasif aman jika dilakukan oleh profesional. Namun, pilihan ini dapat menyebabkan efek samping, seperti pembengkakan, memar, atau nyeri.

Lemak di leher juga mungkin akan kembali muncul jika gaya hidup tidak berubah untuk mempertahankannya.

Baca juga: 12 Makanan yang Mengandung Lemak Tinggi tapi Baik bagi Kesehatan

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.