Kompas.com - 07/10/2021, 19:33 WIB

Dalam prosesnya, Standesamt mengacu pada semacam buku manual internasional nama depan dan berkonsultasi dengan kedutaan asing untuk nama-nama non-Jerman.

Baca juga: Mengapa Kita Marah jika Nama Anak Dicontek Orang Lain?

Swedia

Regulasi soal penamaan anak di Swedia awalnya ditetapkan tahun 1982 untuk mencegah masyarakat umum memberikan nama-nama bangsawan dan menyebabkan kerancuan.

Namun kini ada sejumlah perubahan yang telah dilakukan pada aturan tersebut. Misalnya saja nama depan tidak boleh disetujui jika dapat menyebabkan pelanggaran atau dapat dianggap menyebabkan ketidaknyamanan bagi yang menggunakannya.

Larangan itu juga termasuk untuk nama yang karena alasan tertentu tidak cocok sebagai nama depan.

Baca juga: Elon Musk Ganti Nama Anak, Masukkan Angka Romawi

Jepang

Negara matahari terbit ini juga punya aturan yang spesifik soal pemberian nama pada bayi. Misalnya saja, nama seseorang harus ditulis dalam huruf kanji dan karakter yang umum agar semua orang dapat membaca dan menuliskannya dengan mudah.

Selain itu, dilarang pula memberikan nama yang dianggap memiliki makna tidak pantas seperti Akuma yang artinya iblis.

Denmark

Undang-undang penamaan anak di Denmark diatur dengan sangat ketat untuk melindungi anak-anak agar tidak memiliki nama aneh yang sesuai dengan keinginan orang tuanya.

Warga Denmark hanya dapat memilih nama buah hatinya dari 7.000 nama anak yang telah disetujui negara. Jika nama anak tidak termasuk dalam daftar berarti kita harus mendapatkan izin khusus dari gereja lokal untuk kemudian diperiksa oleh pemerintah.

Selain itu, nama yang dipilih harus menunjukkan jenis kelaminnya dan dilarang menggunakan nama belakang sebagai nama depan.

Setiap tahunnya, ada sekitar 15-20 persen pengajuan nama yang ditolak dan terpaksa harus mencari alternatif lainnya.

Baca juga: 7 Pertimbangan Penting Sebelum Memilih Nama Anak

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.