Kompas.com - 07/10/2021, 19:33 WIB
Ilustrasi bayi tumbuh gigi Ilustrasi bayi tumbuh gigi

Islandia

Negara ini memiliki otoritas yang didirikan tahun 1991 bernama Komite Penamaan Islandia yang memutuskan apakah nama yang diberikan akan diterima secara legal. 

Jika orangtua ingin menggunakan nama yang tidak ada dalam daftar otoritas tersebut maka diharuskan mengajukan permohonan persetujuan dan membayar sejumlah biaya.

Ada sejumlah syarat lain yang harus dipenuhi nama tersebut misalnya hanya boleh berisi huruf dalam alfabet Islandia dan harus sesuai secara tata bahasa.

Pertimbangan lain termasuk apakah nama itu akan mempermalukan anak di masa depan dan seberapa selarasnya dengan tradisi Islandia. Nama yang dipakai juga harus spesifik gender dan tidak ada yang boleh memiliki lebih dari tiga nama pribadi.

Selandia Baru

Undang-Undang Pendaftaran Kelahiran, Kematian, dan Perkawinan Selandia Baru tahun 1995 melarang warganya memberi nama apapun kepada anak yang dapat menyebabkan pelanggaran bagi orang yang berakal.

Termasuk pula jika nama tersebut terlalu panjang, tanpa pembenaran yang memadai, dan termasuk, atau menyerupai, gelar atau pangkat resmi.

Baca juga: Pria Jerman ini Miliki Nama Terpanjang di Dunia, Terdiri dari 27 Kata

China

Raksasa ekonomi dunia ini juga punya aturan ketat soal nama untuk warga negaranya yang masih bayi.

Warga China saat ini dianjurkan untuk memberi nama anak dengan pertimbangan kemampuan pemindai komputer untuk kebutuhan pembuatan kartu identitas nasional.

Pemerintah merekomendasikan nama anak yang mudah dibaca dan menggunakan karakter sederhana. Pemilihan nama bebas dilakukan namun penggunaan angka dan simbol serta karakter non-China tidak diperbolehkan.

Baca juga: Kanye West Kenakan Kalung Bertuliskan Nama Keempat Anaknya

 

 

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.